Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudi Mas'ud kembali menjadi perhatian publik perihal mobil dinas. Rudy menyatakan telah mengembalikan mobil dinas senilai hampir Rp 8,5 miliar itu setelah pengadaannya menuai kritik. Meski demikian, muncul video yang memperlihatkan Gubernur Kaltim tersebut masih menggunakan mobil Range Rover putih berpelat KT 1.
Dikutip dari detikOto, mobil Range Rover tersebut mirip dengan mobil dinas yang menuai polemik. Sebagaimana video yang terlihat di media sosial, Rudy tampak turun dari mobil tersebut. Video ini membuat publik bertanya-tanya kembali mengenai mobil dinas dengan harga fantastis.
Sebelumnya, Rudy menyatakan mobil dinas yang dimaksud belum sempat dipakai dan masih berada di Jakarta. Mobil tersebut juga langsung dikembalikan ke penyedia setelah Rudy berkomunikasi dengan berbagai tokoh masyarakat di Kaltim. Sementara anggaran Rp 8,5, miliar diharuskan kembali ke kas daerah dalam waktu 14 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan bahwa mobil Range Rover Autobiography berwarna putih yang terlihat di media sosial bukanlah mobil dinas, melainkan mobil pribadi gubernur. Faisal menekankan bahwa mobil pribadi itu tidak menggunakan dana APBD.
"Kendaraan itu adalah Range Rover 3.0 SWB Autobiography yang pengadaannya sama sekali tidak menggunakan dana APBD. Penggunaan pelat KT 1 adalah bentuk standard protokoler karena beliau sedang bertugas. Jika digunakan untuk urusan pribadi, pelatnya akan kembali ke nomor umum," kata Faisal dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026).
Faisal juga menegaskan bahwa jenis mobil pribadi gubernur ini berbeda dengan mobil dinas yang telah dikembalikan, walaupun tampilannya mirip. Mobil pribadi yang digunakan Rudy merupakan tipe Range Rover 3.0 SWB (Standard Wheelbase) Autobiography P550e. Panjang kendaraan hanya 5.052 mm. Sementara Range Rover Autobiography yang batal dijadikan mobil dinas tipenya Long Wheelbase (LWB) P460e dengan panjang bodi 5.252 mm.
"Meskipun merek dan warnanya mungkin identik, secara spesifikasi tipe Standard dan Long Wheelbase itu berbeda. Jadi, kendaraan yang ada di Kaltim saat ini bukan hasil pengadaan pemerintah," katanya.
Baca selengkapnya di detikOto.
(des/des)
