Media sosial dihebohkan dengan aksi pemuda di Desa Pelita, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, melumpuhkan seekor buaya di tengah genangan banjir. Buaya tersebut dievakuasi warga dalam kondisi terikat.
Pantauan detikKalimantan melalui rekaman visual yang beredar, buaya itu tampak tak berdaya setelah moncong dan kaki-kakinya diikat menggunakan tali oleh warga setempat. Kerumunan warga yang penasaran tampak memadati lokasi di tengah kondisi air yang masih menggenang.
Sebelum ditangkap, keberadaan predator sungai tersebut sempat memicu ketakutan luar biasa bagi warga sekitar. Mereka khawatir masih ada predator lain yang berkeliaran di permukiman selama masa banjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya khawatir jika ada buaya-buaya lain di sekitar rumah warga, apalagi saat ini banjir kan. Kita tidak tahu hewan berbahaya bisa saja menyerang secara tiba-tiba, tentu bisa mengancam keselamatan warga," ujar Yulita kepada detikKalimantan. Rabu (18/3/2023).
Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Malinau, Iwan Darma Yuana, mengonfirmasi adanya kejadian penangkapan buaya tersebut. Namun, ia meluruskan informasi yang beredar bahwa buaya itu bukanlah predator liar yang naik ke permukiman akibat banjir.
"Memang benar ada penemuan buaya oleh masyarakat. Namun menurut informasi yang kami dapat, buaya tersebut adalah peliharaan penduduk yang sudah dipelihara mulai kecil. Jadi informasi yang kami dapat bukan buaya liar," jelas Iwan saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).
"BPBD Kabupaten Malinau tetap mengimbau bagi warga, khususnya di wilayah Malinau Selatan Hilir dan sekitarnya, untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir," imbuhnya.
Iwan mengarahkan warga untuk rutin membersihkan lingkungan, terutama saluran air atau selokan dan tumpukan sampah di tepi sungai guna meminimalkan sumbatan. Selain itu, warga diminta sigap mengamankan dokumen penting dan segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi jika debit air terus meningkat.
"Segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi jauh dari banjir apabila diperlukan. Simpan barang-barang penting dan hindari kontak langsung dengan air banjir untuk menjaga kesehatan serta keselamatan," pungkasnya.
(sun/bai)