Puasa Syawal Dianjurkan agar Lambung Bisa Adaptasi Usai Ramadan-Lebaran

Puasa Syawal Dianjurkan agar Lambung Bisa Adaptasi Usai Ramadan-Lebaran

Khadijah Nur Azizah - detikKalimantan
Rabu, 25 Mar 2026 12:30 WIB
Ilustrasi buka puasa
Ilustrasi buka puasa. Foto: iStock
Balikpapan -

Pakar menganjurkan puasa Syawal sebagai bridging setelah bulan Ramadan agar lambung dapat beradaptasi. Terlebih setelah porsi makan mengalami perubahan drastis selama Lebaran.

Dilansir detikHealth, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga pola makan sesudah puasa Ramadan, tidak langsung "balas dendam" dengan porsi makan besar karena berpotensi menimbulkan masalah bagi lambung.

Menurut Prof Ari, transisi diperlukan supaya lambung tidak kaget. Salah satu metode transisi yang dianjurkan adalah dengan menjalankan ibadah puasa Syawal. Bridging ini diperlukan terutama karena banyak orang berhasil memperbaiki kondisi kesehatan dan menurunkan berat badan selama Ramadan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Puasa Syawal bisa sebagai bridging (agar tubuh tidak kaget). Selama Ramadan, banyak orang berhasil mengendalikan pola makan dan bahkan menurunkan berat badan. Namun, jika tidak menjaga, kondisi tersebut bisa kembali seperti semula hanya dalam waktu singkat," pesan Prof Ari kepada BeritaKlik, Rabu (25/3/2026).

Puasa Syawal dapat dimanfaatkan sebagai proses transisi tubuh menuju pola makan normal. Sebagai langkah antisipasi, masyarakat dianjurkan untuk mengimbangi konsumsi makanan tinggi kalori dengan buah dan sayuran.

Sementara itu, untuk penderita penyakit kronis, disarankan agar tetap disiplin minum obat rutin selama Lebaran dan setelahnya.

"Lebaran adalah momen bahagia, namun kesehatan tetap harus menjadi prioritas. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan boleh menikmati hidangan, tetapi tetap terkontrol," sambungnya.

Baca selengkapnya di detikHealth.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads