Israel Buka Suara Setelah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Internasional

Israel Buka Suara Setelah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Tim BeritaKlik - detikKalimantan
Rabu, 01 Apr 2026 13:29 WIB
People look at a damaged building following an Israeli strike, amid escalating hostilities between Israel and Hezbollah, as the U.S.-Israel conflict with Iran continues, in Beirut, Lebanon, March 31, 2026. REUTERS/Mohammad Yassine
Serangan Israel di Beirut, Lebanon. Foto: REUTERS/Mohammad Yassine
Balikpapan -

Militer Israel buka suara setelah tiga prajurit TNI yang menjadi bagian dari Pasukan Interim PBB di Lebanon atau UNIFIL gugur di Lebanon bagian selatan. Israel mengatakan tengah meninjau kejadian ini dan meminta agar spekulasi tidak mengarah ke IDF.

Dikutip BeritaKlik dari AFP, Israel menyebut gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon belum tentu diakibatkan pihak IDF. Saat ini, mereka mengaku tengah menyelidiki kejadian yang menyebabkan para prajurit tersebut gugur.

"Insiden-insiden tersebut sedang ditinjau secara menyeluruh untuk mengklarifikasi keadaan dan menentukan apakah insiden tersebut diakibatkan oleh aktivitas Hizbullah atau aktivitas IDF," terang militer Israel dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Israel menegaskan bahwa para prajurit tersebut gugur di tengah pertempuran aktif. Mereka meminta agar dunia tidak berasumsi bahwa peristiwa ini adalah ulah militer Israel.

"Oleh karena itu, tidak boleh diasumsikan bahwa insiden di mana tentara UNIFIL terluka disebabkan oleh IDF," lanjutnya.

Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur di Lebanon dalam dua kejadian berbeda. Prajurit TNI atas nama Praka Farizal Rhomadhon gugur setelah serangan artileri menghantam lokasi kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusayr di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026). Kejadian ini juga membuat melukai tiga prajurit TNI, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

Kemudian Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandr dan Sertu Muhammad Nur Ichwan meninggal karena sebuah ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL pada Senin (30/3/2026). Selain itu, dua prajurit atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan hingga saat ini penyebab insiden tersebut belum dipastikan. TNI masih menunggu hasil investigasi dari UNIFIL.

"Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon," kata Aulia.

Artikel ini telah tayang di detikNews dengan judul Kata-kata Israel Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 



Hide Ads