Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus, Trump Kena Hujat sampai Postingan Dihapus

Internasional

Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus, Trump Kena Hujat sampai Postingan Dihapus

Tim detikInet - detikKalimantan
Selasa, 14 Apr 2026 12:30 WIB
Donald Trump
Foto: Dok. Media Sosial
Balikpapan -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah mengunggah foto dirinya hasil gambar AI. Dalam gambar tersebut, Trump tampak seperti sosok mirip Yesus dengan cahaya memancar dari tangannya. Gambar tersebut dikecam bukan hanya oleh netizen umum, tapi juga pendukung Trump. Akhirnya Trump menghapusnya.

Dilansir detikInet, dalam foto tersebut nampak Trump mengenakan jubah putih dengan kain merah sedang menyembuhkan seorang pria. Dari tangannya terpancar cahaya. Salah satu tangannya menyentuh dahi pria yang terbaring tersebut. Sementara di sekitarnya ada gambar empat orang warga AS dari kalangan awam, perawat, tentara, hingga veteran. Sementara di belakangnya terdapat bendera AS, pesawat tempur, hingga sosok iblis bertanduk.

Postingan itu sendiri muncul pada Minggu (12/4) waktu setempat setelah kritik panjangnya terhadap Paus Leo XIV di platform Truth Social. Trump menyebut Paus Leo XIV sebagai sosok yang lemah terhadap kejahatan dan dipengaruhi ahli strategi Barrack Obama, David Azelrod.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump jadi YesusTrump jadi Yesus Foto: Truth Social

Bukannya mendapat dukungan atas postingan tersebut, Trump malah mendapat kecaman dari sejumlah pendukung Kristen yang paling loyal dan vokal. Riley Gaines, pembawa podcast Fox News dan komentator konservatif, mengaku tidak paham mengapa Trump nekat mengunggah postingan semacam itu.

"Apakah dia mencari reaksi? Apakah dia benar-benar berpikir seperti ini? Apa pun itu, ada dua hal yang benar: 1) sedikit kerendahan hati akan sangat baik baginya 2) Tuhan tidak bisa dipermainkan," tulis Gaines di X.

Penulis di media konservatif Daily Wire, Megan Basham, juga menyebut unggahan Trump sebagai penistaan yang keterlaluan terhadap Yesus Kristus dan orang Kristen. Basham pun menuntut agar Trump menghapus postingan itu segera.

"Saya tak tahu apakah Presiden menganggap ini lucu atau berada di bawah pengaruh sesuatu, atau apa penjelasan yang mungkin untuk ini," tulisnya.

Masih dari Daily Wire, pembawa acara Isabel Brown menilai gambar Trump tiu menjijikkan dan mengabaikan kebangkitan iman rakyat AS.

"Postingan ini, terus terang, menjijikkan dan tidak dapat diterima, sekaligus menunjukkan salah paham yang mendalam terhadap rakyat Amerika yang sedang mengalami kebangkitan iman kepada Kristus," ujar Brown.

Gambar AI tersebut sebenarnya pertama kali muncul pada awal Februari di X, diunggah oleh komentator konservatif Nick Adams yang memang sedang membagikan konten-konten Trump. Namun, Trump memberi sedikit perubahan pada gambar yang kemudian ia unggak di Truth Social, yakni sosok iblis bertanduk yang mengintai dari langit di belakang Trump.

Ketika ditanya tentang gambar tersebut oleh wartawan, Trump mengatakan sebenarnya ingin menampilkan dirinya sebagai dokter dalam gambar itu.

"Gambar itu seharusnya adalah saya sebagai seorang dokter yang membuat orang-orang menjadi lebih baik," jelasnya.

Oleh karena banyaknya kritik, Trymp akhirnya memutuskan untuk menghapus unggahan tersebut pada Senin (13/4) waktu setempat. Wakil Presiden JD Vance menyebut gambar mirip Yesus itu sebagai lelucon.

"Tentu saja dia menghapusnya karena menyadari banyak orang tidak memahami humornya," kata Vance dikutip The Guardian.

Baca selengkapnya di detikInet.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads