Jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin sudah diberangkatkan menuju Tanah Suci, Arab Saudi. Rombongan dilepas oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin di Asrama Haji Banjarmasin, Kamis (23/4/2026) malam.
Rencana awal, jemaah akan berangkat dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada Jumat (24/4) pukul 00.05 Wita. Namun akhirnya rombongan lepas landas pukul 00.39 Wita.
"Hari ini itu jemaah dari Kota Banjarmasin. Berjumlah 360 orang, akan langsung tiba ke Madinah," ujar Muhidin di Banjarbaru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhidin menjelaskan ada satu calon haji yang tidak bisa diikutkan dalam rombongan karena masuk rumah sakit. Sehingga, jumlah jemaah yang berangkat hanya menjadi 359 orang, karena tidak bisa digantikan jemaah dari kloter lain.
"Karena sudah tidak bisa digantikan dengan yang lain," sebutnya.
Kemudian, terkait cuaca di tanah suci yang panas, Muhidin terus mengingatkan agar jemaah bisa menjaga kondisi badan.
"Jangan minum sembarangan, usahakan air yang diminum direbus dulu. Apalagi untuk kloter satu ini, usahakan jangan banyak aktivitas dulu," kata Muhidin.
Ia meminta agar jemaah menjaga kesehatan hingga puncak haji tiba. Serta meminta agar jemaah hanya melakukan aktivitas yang penting untuk menjaga stamina.
"Agar tidak kelelahan, sehingga menjadi haji yang mabrur," ucapnya.
Ia meminta apabila nantinya jemaah merasa tidak enak badan, apalagi merasa sudah tidak fit segera bisa menghubungi dokter di kloter tersebut. Agar bisa diberikan penanganan dengan cepat dan tidak sampai sakit terlalu parah.
"Jika nanti merasa kurang fit, bisa langsung menghubungi dokter yang ada di kloter masing-masing," imbaunya.
Dirjen Pengendalian Kementerian Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid menambahkan bahwa saat ini jemaah kloter pertama dari setiap Provinsi di Indonesia sudah mulai tiba di Madinah.
"Sudah diberikan pelayanan juga dan sudah ditempatkan di hotel sesuai dengan arahan yang berlaku," ucap Harun.
Terkait cuaca, Harun mengungkapkan saat ini di Madinah masih cukup baik. Yakni tidak terlalu panas, dan tengah berada di masa perubahan dari dingin ke panas.
"Cuaca masih cukup baik. Karena memang biasanya saat haji ini, pasti cuaca sedang panas-panasnya," beber Harun.
Ia juga mengimbau agar jemaah menjaga kesehatan dengan minum air putih yang cukup, dan membatasi aktivitas sebelum masa puncak haji.
Simak Video "Menyusun Hidangan Tradisional Mahumbal dan Mamalan di Kalimantan Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)