7 Orang Tewas dalam Tabrakan KRL Vs KAJJ di Bekasi Timur, 81 Luka-luka

Nasional

7 Orang Tewas dalam Tabrakan KRL Vs KAJJ di Bekasi Timur, 81 Luka-luka

Tim BeritaKlik - detikKalimantan
Selasa, 28 Apr 2026 07:33 WIB
Gerbong Kereta Hancur Usai Kecelakaan di Bekasi
Foto: Gerbong Kereta Hancur Usai Kecelakaan di Bekasi (Isal/BeritaKlik)
Bekasi -

Kecelakaan melibatkan KRL dan kereta api jarak jauh (KAJJ) terjadi di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Bagian depan KAJJ relasi Gambir-Pasar Turi tersebut menubruk KRL dari belakang hingga tembus ke satu gerbong paling belakang yang merupakan gerbong khusus wanita. Hingga Selasa (28/4) pagi, 7 orang dilaporkan meninggal dunia dan 81 lainnya luka-luka.

Mengutip detikNews, Dirut KAI Bobby Rasidin mengatakan KRL yang ditabrak sedang berhenti menunggu sinyal untuk jalan setelah KRL lain di depannya tertemper taksi. Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek hendak melintas dalam kecepatan tinggi. Diduga KA tersebut terlambat mendapatkan sinyal untuk berhenti sebelum masuk Bekasi Timur, hingga akhirnya menabrak KRL yang masih berhenti tersebut.

"Perlu saya sampaikan juga kejadian ini di jam kurang jam 21.00 WIB kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau ya, itu di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini agak terganggu. Sementara itu kronologinya," jelas Bobby.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi gerbong belakang ringsek parah. Puluhan penumpang terluka dan sebagian terjebak dan terjepit bagian KA Argo Bromo. Basarnas melakukan evakuasi hingga pagi hari. Per pukul 07.00 WIB, dilaporkan seluruh korban terjepit yang masih hidup telah berhasil dievakuasi. Tim Basarnas masih mencari kemungkinan adanya korban lain yang terjepit.

Data sementara yang dihimpun KAI, sebanyak 7 orang penumpang KRL meninggal dunia dalam kejadian ini. Sedangkan 81 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di 9 rumah sakit di Bekasi.

"Jumlah korban yang terjadi pada tadi malam meninggal 7 orang dan luka-luka dirawat 81 orang," ungkap Bobby.

Tiga korban meninggal dunia di antaranya telah teridentifikasi dan berada di RSUD Kota Bekasi, yakni atas nama Nuryati (62), ⁠Enggar Retno K (35), dan ⁠Nurlaela (30). Di RSUD ini juga terdapat 50 korban luka yang ditangani.

Petugas KAI yang terlibat kecelakaan ini dilaporkan selamat, tidak ada korban jiwa termasuk masinis KA Argo Bromo. Sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo juga selamat dan langsung dievakuasi usai kejadian.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transprtasi (KNKT) untuk menyelidiki peristiwa ini dan menelusuri penyebab tabrakan.

"Tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan kereta pada malam hari ini," lanjut Bobby.

Selasa dini hari, taksi yang terlibat kecelakaan KRL pertama telah dievakuasi sehingga satu jalur sudah dapat digunakan. Namun, gerbong KRL yang ditabrak KA Argo Bromo masih berada di stasiun hingga pagi ini. Operasional KRL di Bekasi Timur dihentikan sementara. Rangkaian KRL hanya akan beroperasi hingga Stasiun Bekasi.

Kecelakaan ini juga berimbas pada perjalanan kereta jarak jauh. Sejumlah kereta yang dijadwalkan berangkat pada 28 April ini dibatalkan dan penumpang mendapat refund atau pengembalian dana tiket 100 persen. Beberapa KAJJ tersebut antara lain KA Argo Anjasmoro, Argo Sindoro, Purwojaya, Mataram, Gumarang, Singosari, Jayabaya, Progo, dan Menoreh.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads