Kalimantan Barat waspada peningkatan curah hujan pada awal Mei 2026. Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada tanggal 2-8 Mei 2026.
Dikutip detikNews dari akun Instagram BMKG @infombmkg, Sabtu (2/5/2026), berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya sejumlah gangguan atmosfer yang secara signifikan meningkatkan potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia pada awal Mei 2026, yang disebabkan oleh:
- Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO)
- Fenomena Gelombang Equatorial Rosby
- Gelombang Kelvin yang aktif
Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada periode peralihan menuju musim kemarau, fenomena-fenomena tersebut dapat membawa kelembapan udara yang cukup untuk meningkatkan labilitas atmosfer sehingga memicu peningkatan pembentukan awan konvektif di wilayah-wilayah terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi Wilayah Terdampak
Berikut daftar wilayah dengan potensi hujan lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada 2-8 Mei 2026.
a. Periode 2-5 Mei 2026
Kep. Bangka Belitung
Bengkulu
Banten
Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Daerah Istimewa Yogyakarta
Kalimantan Barat
Sulawesi Barat
Maluku
Papua Pegunungan
Papua Selatan
b. Periode 6-8 Mei 2026
Sumatra Barat
Kalimantan Barat
Sulawesi Selatan
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Imbauan untuk Masyarakat
Sehubungan dengan kondisi dinamika atmosfer serta dampaknya terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk:
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
- Para pengendara kendaraan bermotor diminta untuk lebih berhati-hati terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan.
- Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan air, dan sambaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan yang rapuh, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat hujan disertai angin kencang dan petir.
- Perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata.
- Mengakses informasi cuaca, peringatan dini dan peringatan cuaca ekstrem secara berkala melalui kanal resmi BMKG, seperti laman www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infoBMKG.
(aau/aau)