Ocha Peserta LCC MPR Nggak Nyangka Dapat Atensi Besar: Jadi Motivasi

Nasional

Ocha Peserta LCC MPR Nggak Nyangka Dapat Atensi Besar: Jadi Motivasi

Adhfar Aulia Syuhada - detikKalimantan
Rabu, 13 Mei 2026 09:48 WIB
Siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI, Josepha Alexandra atau Ocha berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat. (tengah) (Adhfar/BeritaKlik).
Foto: Siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI, Josepha Alexandra atau Ocha berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat. (tengah) (Adhfar/BeritaKlik).
Jakarta -

Siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI, Josepha Alexandra angkat bicara mengenai polemik yang jadi sorotan. Dia berterima kasih dan tidak menyangka atensi dari masyarakat sangatlah besar.

Ocha, sapaannya, mengatakan dukungan itu memotivasinya untuk lebih semangat dan berkembang.

"Dari saya dan tim berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan aspirasi positifnya kepada kami. Semoga hal ini dapat menjadi semangat dan motivasi kami untuk berkembang dan maju lagi ke depannya," ujar Ocha ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). Ocha berada di Jakarta setelah memenuhi undangan dari Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dan tim sebenarnya tidak menyangka bahwa atensinya bisa sebesar ini dan video yang tersebar juga booming," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rifqinizamy juga mengapresiasi kemampuan para peserta LCC MPR dari SMAN 1 Pontianak. Sebagai alumni dari SMA tersebut, Rifqi juga menekankan para peserta yang masih remaja tersebut harus dilindungi secara psikologis.

"Saya kira saya terkejut melihat kemampuan komunikasi adik-adik saya. Ini kan kalau saya dulu berarti kelas 1, kelas 2 SMA. Waktu itu saya memimpin OSIS di SMA ini nggak sebagus ini kemampuan komunikasi saya," ujar Rifqi.

"Yang tidak kalah penting kita juga harus sadar mereka adalah remaja yang secara psikologi harus kita proteksi," sambungnya.

Seperti diberitakan, acara Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat tengah ramai dibicarakan warganet. Penilaian juri dianggap kontroversial setelah juri menyalahkan jawaban Regu C dari SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban Regu B dari SMAN 1 Sambas, padahal jawaban mereka sama.

Ocha yang merasa jawabannya benar kemudian menyampaikan interupsi. Namun juri dari MPR justru merasa keputusannya sudah benar. Juri lain pun malah mempersoalkan artikulasi. Bukan hanya itu, MC juga dirasa menyudutkan Regu C.

Akibatnya, MPR telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada acara cerdas cermat itu. MPR akan mengevaluasi kegiatan tersebut secara menyeluruh.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads