Keistimewaan Bulan Dzulhijjah dan Amalannya, Insya Allah Hajat Terkabul

Keistimewaan Bulan Dzulhijjah dan Amalannya, Insya Allah Hajat Terkabul

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Selasa, 19 Mei 2026 06:01 WIB
Amalan utama di Bulan Dzulhijjah
Ilustrasi Bulan Dzulhijjah. Foto: Mindra Purnomo/BeritaKlik
Samarinda -

Salah satu bulan yang istimewa dalam Islam adalah Dzulhijjah. Di bulan ini, umat Muslim akan melaksanakan ibadah haji dan menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.

Bulan Dzulhijjah juga termasuk ke dalam empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan-bulan ini, pahala amal kebaikan dilipatgandakan, sementara dosa dan maksiat pun memiliki konsekuensi yang lebih berat.

Keutamaan bulan ini disebut langsung dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Artinya: "Demi fajar, dan malam yang sepuluh." (QS. Al-Fajr: 1-2)

Ulama menafsirkan bahwa "malam yang sepuluh" maksudnya ada pada sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan yang empat itu." (QS. At-Taubah: 36)

Dilansir dari NU Online, Imam Fakhruddin Ar-Razi menjelaskan bahwa pada bulan-bulan haram, amal saleh akan mendapatkan pahala lebih besar, sedangkan maksiat juga lebih berat dosanya. Karena itu, Dzulhijjah adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah dan meninggalkan segala bentuk kemaksiatan.

Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah punya keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bahkan menyebut tidak ada hari yang amal salehnya lebih dicintai Allah dibanding hari-hari tersebut.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ

Artinya: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama Dzulhijjah)." (HR. Ahmad)

Bahkan ketika para sahabat bertanya apakah keutamaannya melebihi jihad, Rasulullah SAW tetap menegaskan bahwa amal pada hari-hari tersebut sangat istimewa, kecuali jihad seseorang yang mengorbankan seluruh jiwa dan hartanya.

Amalan di Bulan Dzulhijjah agar Hajat Dikabulkan

Supaya tidak bingung amalan apa yang harus dikerjakan ketika bulan Dzulhijjah, berikut detikKalimantan rangkum setidaknya 5 amalan utama di bulan istimewa ini, sebagaimana disadur dari penjelasan NU Online dan laman Direktorat Pendidikan & Pembinaan Agama Islam Universitas Islam Indonesia.

1. Puasa di Awal Dzulhijjah

Puasa sunnah pada sembilan hari pertama Dzulhijjah sangat dianjurkan, terutama bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji. Rasulullah SAW bersabda:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِىِّ أَنَّهُ قَالَ: مَا الْعَمَلُ فِى أَيَّامِ الْعَشْرِ أَفْضَلَ مِنَ الْعَمَلِ فِى هَذِهِ

Artinya: "Tidak ada amal ibadah yang lebih utama selain yang dikerjakan pada sepuluh hari ini." (HR. Bukhari)

Puasa pada hari-hari tersebut menjadi salah satu amalan utama untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus membuka pintu terkabulnya doa dan hajat.

2. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Selain siang hari, malam-malam Dzulhijjah juga dianjurkan untuk dihidupkan dengan salat malam, membaca Al-Qur'an, dzikir, dan doa.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ، يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ، وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: "Tidak ada hari yang lebih dicintai Allah untuk digunakan beribadah selain sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Puasa setiap harinya seperti puasa setahun dan menghidupkan malamnya seperti menghidupkan Lailatul Qadar." (HR. Tirmidzi)

3. Memperbanyak Takbir, Dzikir, dan Bertaubat

Bukan hanya di bulan Ramadan saja, sepanjang Dzulhijjah juga akan diisi oleh gema takbir. Umat Islam dianjurkan memperbanyak tahlil, tahmid, takbir, tasbih, dan istighfar.

فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

Artinya: "Maka perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid pada hari-hari tersebut." (HR. Ahmad)

Dzikir di bulan ini adalah salah satu amalan yang ringan untuk dikerjakan, tetapi memiliki keutamaan besar. Selain puasa dan dzikir, bulan Dzulhijjah juga sangat dianjutkan untuk diisi dengan memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, membantu sesama, dan memperbaiki diri dengan taubat sungguh-sungguh.

Allah SWT berfirman:

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: "Kemudian sesungguhnya Tuhanmu mengampuni bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat setelah itu dan memperbaiki diri, sesungguhnya Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. An-Nahl: 119)

4. Puasa Tarwiyah dan Arafah

Tanggal 8 Dzulhijjah diketahui sebagai hari Tarwiyah, sementara 9 Dzulhijjah adalah hari Arafah. Kedua hari ini sangat dianjurkan untuk berpuasa.

Tentang puasa Arafah, Rasulullah SAW bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ

Artinya: "Puasa Arafah aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim)

5. Berhaji dan Berkurban

Bulan Dzulhijjah adalah bulan dilaksanakannya ibadah haji. Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jutaan jamaah melaksanakan wukuf di Arafah, sementara tanggal 10 Dzulhijjah diperingati sebagai Hari Raya Idul Adha.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj:

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

Artinya: "Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah berikan kepada mereka berupa binatang ternak." (QS. Al-Hajj: 27-28)

Selain ibadah haji bagi yang mampu, Allah SWT juga memerintahkan umat Muslim untuk berkurban sebagai bentuk ketakwaan kepada-Nya.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: "Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah."
(QS. Al-Kautsar: 2)

Demikian 5 amalan di bulan Dzulhijjah, semoga amalan-amalan di atas bisa dilakukan dengan lancar, mudah, dan setiap amal diterima oleh Allah SWT.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads