Tindakan remaja Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berkostum tuyul yang hanya memakai popok dianggap meresahkan masyarakat, terutama pengguna jalan. Apalagi mereka hanya mengenakan popok, tanpa busana lainnya.
Para cosplayer ini diketahui berada di kawasan Jalan Ahmad Yani KM 1 Banjarmasin pada Minggu (24/5/2026) malam. Mereka asyik berfoto dengan memakai popok dan berdandan memakai make up putih di wajah.
Aparat Polresta Banjarmasin kemudian mendatangi sekelompok remaja tersebut untuk melakukan pembubaran. Sebelumnya, mereka sempat diminta berbaris untuk diberi teguran agar tidak melakukan hal serupa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami langsung memberi teguran dan meminta mereka membubarkan diri," ujar Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Timbul Siregar melalui Kasi Humas Ipda Adi, Senin (25/5/2026).
Foto: Sekelompok remaja yang cosplay tuyul di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin dibubarkan polisi. (dok Humas Polresta Banjarmasin) |
Adi menerangkan bahwa pihaknya khawatir dengan adanya aktivitas tersebut di ruas Jalan Ahmad Yani, bisa menimbulkan gangguan lalu lintas, bahkan bisa membahayakan para remaja itu sendiri. Ini disebabkan karena ruas jalan tersebut merupakan jalan utama.
Ia turut mengimbau agar sikap para remaja yang berfoto dengan cosplay menjadi tuyul itu tidak ditiru oleh remaja lain.
"Aksi ini bisa berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain selaku pengguna jalan," terangnya.
Foto: Sekelompok remaja yang cosplay tuyul di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin dibubarkan polisi. (dok Humas Polresta Banjarmasin) |
Meski demikian, dIa menegaskan tidak melarang para remaja untuk membuat konten ataupun menyalurkan kreativitas, namun diminta agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Silakan saja membuat konten dan berkreativitas, asal tidak memunculkan keresahan dan tetap menjaga etika di ruang publik," pungkas Adi.
(bai/bai)

