Jemaah haji asal Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Abu Yazid Bustami wafat usai jalankan rangkaian ibadah haji. Ia yang berasal dari Kloter BDJ 11 wafat di Mina Al Wadi Hospital, Jumat (29/5/2026) pukul 20.56 waktu Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Kalimantan Selatan, Eddy Khairani menyebut sosok almarhum dikenal ramah selama menjalankan ibadah haji. Almarhum juga disiplin serta memiliki semangat ibadah yang tinggi.
"Kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya, semoga almarhum husnul khotimah, memperoleh pahala haji mabrur, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Eddy, Sabtu (30/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan bisa ikhlas, tabah, dan diberikan kekuatan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Kloter BDJ 11, Asdianyah menjelaskan almarhum sempat mendapatkan perawatan sejak Jumat pagi.
"Setelah mendapat perawatan sejak Jumat pukul 06.00 waktu Arab Saudi, almarhum diperbolehkan kembali ke tenda pukul 15.53 WAS," kata Asdiansyah.
Tak lama setelah itu, pukul 19.45 WAS, almarhum mengalami hilang kesadaran. Petugas kloter pun segera menghubungi tim medis Arab Saudi untuk memberikan pertolongan.
Selanjutnya, almarhum kembali dibawa ke Mina Al Wadi Hospital pukul 20.00 WAS. Hampir sejam mendapat penanganan, almarhum mengembuskan napas terakhirnya pukul 20.56 WAS.
Mendengar kabar wafatnya almarhum, seluruh jemaah yang ada di Mina langsung membaca Yasin, tahlil dan doa bersama untuk mengenang almarhum dan ungkapan solidaritas terhadap almarhum.
"Kepergian almarhum menjadi pengingat bagi seluruh jemaah bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh hikmah. Kami semua mendoakan semoga beliau memperoleh kemuliaan sebagai tamu Allah yang wafat saat menunaikan ibadah haji," tutup Asdiansyah.
(sun/aau)