Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 8 hingga 10 Juni 2026.
Dalam peringatannya, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang terpantau di wilayah Kalimantan Tengah.
Fenomena ini menjadi faktor utama yang mendukung pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari ke depan. Tingginya kelembapan udara serta kondisi atmosfer yang labil turut memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif yang mampu memicu hujan deras dalam waktu singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Senin (8/6/2026), potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.
Sementara itu, pada Selasa (9/6/2026), wilayah utara Kotim, Seruyan bagian utara, Katingan bagian utara, Gunung Mas, Murung Raya, dan Kapuas bagian utara diprediksi masih berpotensi mengalami hujan lebat. Adapun pada Rabu (10/6/2026), potensi cuaca serupa diperkirakan masih terjadi di Kabupaten Murung Raya.
"Waspadai dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," tulis BMKG Kalteng dalam peringatan dini yang diterbitkan Senin (8/6/2026).
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi cuaca ekstrem yang dapat muncul secara lokal dengan durasi singkat. Hujan lebat yang disertai petir, angin kencang, hingga puting beliung berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.
(des/des)