SMAN 1 Bontang dan SMAN 2 Katingan Maju ke Tingkat Nasional LCC 4 Pilar

SMAN 1 Bontang dan SMAN 2 Katingan Maju ke Tingkat Nasional LCC 4 Pilar

Tim detikNews - detikKalimantan
Minggu, 14 Jun 2026 19:15 WIB
LCC Empat Pilar MPR
Foto: MPR
Balikpapan -

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat nasional akan segera digelar. Perwakilan dari dua provinsi di Kalimantan yakni Kaltim dan Kalteng sudah diumumkan.

Dikutip dari detikNews, Minggu (14/6/2026), SMAN 1 Bontang sukses merebut tiket emas untuk mewakili Provinsi Kaltim di tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta. Sementara dari Provinsi Kalteng, akan diwakilkan SMA Negeri 2 Katingan Kuala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SMAN 1 Bontang Mewakili Kaltim

SMAN 1 Bontang sukses merebut tiket emas untuk mewakili Provinsi Kaltim di tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta. Hal itu diumumkan Dewan Juri dari Universitas Mulawarman (UNMUL) Alim Salamah.

SMAN Sangatta, SMAN 1 Bontang, dan MAN Insan Cendekia Paser sempat bertanding sengit untuk menaklukkan tiket menuju final nasional di Jakarta. Hingga akhirnya Grup B yaitu SMAN 1 Bontang berhasil memenangkan lomba dengan perolehan nilai 95 poin, mengalahkan Grup C yaitu sekolah MAN 1 Cendekia Paser dengan perolehan nilai 90 poin, dan Grup A yaitu SMAN 1 Sangatta Utara dengan perolehan nilai 60 poin.

Perwakilan peserta dari SMAN 1 Bontang Khairunnisa mengatakan kemenangan ini didapatkan dengan waktu persiapan yang singkat dan berbenturan dengan jadwal ujian, namun keberhasilan pada akhirnya didapatkan karena konsistensi dan solidaritas tim.

"Kita mengutamakan konsistensi dan saling memberikan bantuan satu sama lain. Jadi kalau misalnya teman mengalami kesulitan dalam memahami materi sebelum persiapan lomba ini, kita saling membantu," kata Khairunnisa.

Meskipun fokus sempat terpecah karena ujian semester, mereka tetap konsisten melakukan push materi di hari-hari terakhir menjelang kompetisi.

Khairunnisa membeberkan persiapan awal tim sebenarnya sudah dimulai sejak sebulan yang lalu. Namun, intensitas latihan baru benar-benar ditingkatkan memasuki tiga hari terakhir sebelum lomba, melalui simulasi dan pembedahan pasal-pasal.

Mereka menerapkan metode saling menyimak hafalan secara bergantian agar bisa mendeteksi sekaligus menutupi kekurangan dari masing-masing anggota tim. Khairunnisa juga menyatakan tantangan di Jakarta akan membutuhkan persiapan yang jauh lebih matang.

"Mungkin nanti porsi belajar kita lebih kita tambah lagi, kemudian solidaritas kita juga saling mendukung satu sama lain, dan dari jam latihan itu sendiri," tutur Khairunnisa mengenai kesiapan timnya menuju ibu kota.

Sementara itu, Guru Pendamping sekaligus Guru PPKN SMAN 1 Bontang Miftahul Fadli Sudirman menyebut peta persaingan tahun ini sangat dinamis, di mana ketiga sekolah yang berhasil menembus babak final bukanlah finalis dari tahun lalu.

Bahkan, ketiganya sama sekali tidak ikut serta dalam LCC Empat Pilar MPR RI pada edisi sebelumnya. SMAN 1 Bontang sendiri sempat tertinggal dalam perolehan poin. Namun, berkat kerja keras dan sedikit keberuntungan, mereka berhasil mengejar hingga akhirnya keluar sebagai Juara 1.

Menghadapi tiket menuju tingkat nasional di Jakarta, SMAN 1 Bontang kini bersiap menaikkan level latihan mereka. Miftahul menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjaga konsentrasi para siswa agar bisa tampil lebih maksimal.

"Untuk menyiasatinya, kami banyak mencari referensi melalui media sosial, terutama dengan mempelajari video-video final lomba di provinsi sebelumnya. Dari sanalah kami banyak belajar, mengevaluasi diri, dan mencoba beradaptasi dengan perkembangan perlombaan LCC Empat Pilar hari ini," ujar Miftahul.

SMAN 2 Katingan Mewakili Kalteng

SMA Negeri 2 Katingan Kuala berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026. Kemenangan tersebut mengantarkan sekolah asal Kabupaten Katingan itu mewakili Kalteng pada ajang final nasional yang akan digelar di Jakarta.

Dalam kompetisi yang berlangsung di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, SMAN 2 Katingan Kuala mencatatkan nilai tertinggi pada babak final dan mengungguli MAN Barito Utara di posisi kedua dan SMAN 1 Pangkalan Bun di posisi tiga.

Keberhasilan tersebut kembali menjadi prestasi membanggakan, mengingat sekolah itu pernah menjadi Juara 1 Provinsi di kejuaraan yang sama tahun lalu, namun gagal di babak penyisihan final nasional di Jakarta.

Guru pendamping SMAN 2 Katingan Kuala, Indah Fitriani mengaku bangga atas keberhasilan anak didiknya mempertahankan prestasi.

Tahun sebelumnya, sekolah tersebut juga berhasil menjadi juara tingkat provinsi dan melaju ke final nasional meski terhenti di babak penyisihan.

Menurut Indah, evaluasi utama yang dilakukan sekolah bukan pada aspek akademik, melainkan membangun kepercayaan diri para siswa.

"Dari sisi pengetahuan, kemampuan anak-anak sangat baik. Tantangan kami justru meningkatkan rasa percaya diri agar mereka mampu mengeluarkan seluruh potensinya saat berlomba," kata Indah.

Indah berharap kesempatan tampil di Jakarta dapat menjadi momentum bagi sekolah yang berada di wilayah pelosok tersebut untuk mengharumkan nama sekolah dan provinsi di tingkat nasional.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads