Porprov Kalbar 2026 Digelar 7-14 November, Ada 8 Cabor Baru Bergabung

Kalimantan Barat

Porprov Kalbar 2026 Digelar 7-14 November, Ada 8 Cabor Baru Bergabung

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Minggu, 21 Jun 2026 13:45 WIB
Ketua KONI Kalbar Daud Yordan (dua dari kanan)
Foto: Ketua KONI Kalbar Daud Yordan (dua dari kanan). Foto: Dok. Istimewa
Pontianak -

KONI Kalimantan Barat (Kalbar) menetapkan jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026 pada 7-14 November mendatang. Selain itu, delapan cabang olahraga (cabor) baru resmi diterima sebagai anggota KONI Kalbar.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kalbar yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Pontianak beberapa waktu lalu. Ketua Umum KONI Kalbar, Daud Yordan, mengatakan sejumlah keputusan strategis telah disepakati sebagai pedoman pelaksanaan Porprov 2026.

"Hasil Rakerprov kemarin memutuskan beberapa hal penting yang akan menjadi dasar pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi nanti," kata Daud, Minggu (21/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menetapkan jadwal Porprov, Rakerprov juga menyepakati masuknya delapan cabor baru ke dalam kepengurusan KONI Kalbar. Forum turut membahas aturan mutasi atlet dan sejumlah ketentuan teknis yang akan menjadi acuan bagi pengurus provinsi cabang olahraga dalam menyiapkan atlet.

"Kami menerima delapan cabang olahraga untuk bergabung di dalam kepengurusan KONI. Kemudian ada juga penjadwalan Porprov, aturan mutasi atlet, dan beberapa hal lain yang menjadi acuan bagi pengprov dalam mempersiapkan atletnya," ujarnya.

Daud menjelaskan jadwal Porprov Kalbar 2026 ditetapkan berdasarkan kesepakatan seluruh pengurus cabang olahraga yang hadir dalam Rakerprov. Event olahraga terbesar di Kalbar itu akan berlangsung selama delapan hari.

"Pekan Olahraga Provinsi sudah ditetapkan pada tanggal 7 sampai 14 November. Itu merupakan hasil kesepakatan seluruh pengprov yang hadir dalam Rakerprov," katanya.

Tak Semua Pertandingan Digelar di Pontianak

Daud mengungkapkan pelaksanaan Porprov tidak seluruhnya dipusatkan di Pontianak. Sejumlah cabang olahraga berpotensi digelar di daerah lain yang memiliki venue lebih memadai.

"Kalau ada cabang olahraga yang memang fasilitasnya berada di daerah tertentu, tentu akan diselenggarakan di sana. Misalnya arung jeram yang lebih memungkinkan digelar di Kabupaten Sekadau," ujarnya.

Saat ini KONI Kalbar mulai mematangkan persiapan bersama Pemerintah Provinsi Kalbar dan pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat terpenuhi tepat waktu.

"Saat ini kami mulai melakukan berbagai persiapan. Bersama pemerintah provinsi dan satgas terkait, KONI terus berkoordinasi agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar," kata Daud.

Cabor Dibagi 3 Kategori

Dalam sidang pleno Rakerprov, peserta juga mengesahkan pengelompokan cabang olahraga ke dalam tiga kategori. Kategori pertama berisi 12 cabang olahraga prioritas yang merupakan cabang Olimpiade dan dinilai memiliki peluang besar menyumbang medali.

Kategori kedua terdiri dari 37 cabang olahraga potensial yang diproyeksikan mendukung perolehan medali Kalbar pada PON 2028. Sementara kategori ketiga mencakup lima cabang olahraga yang telah terdaftar dan diakui sebagai anggota resmi KONI Kalbar.

Seluruh cabang olahraga dalam tiga kategori tersebut dapat dipertandingkan sebagai cabang resmi maupun ekshibisi pada Porprov 2026.

"Namun pelaksanaannya tetap menyesuaikan ketersediaan anggaran serta kesepakatan antara KONI Provinsi, KONI kabupaten/kota, dan daerah tuan rumah," kata Daud.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Belajar Menarikan Tarian Khas dari Sanggar Seni di Singkawang"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 



Hide Ads