PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat (Kalbar) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kalbar dalam beberapa hari terakhir.
Permohonan maaf tersebut disampaikan General Manager PLN UID Kalbar, Maria Goretti Indrawati Gunawan saat menghadiri silaturahmi bersama perwakilan lintas organisasi kemasyarakatan (Ormas) Kalimantan Barat di Aula PLN UP3 Pontianak, Selasa (7/7/2026).
Dalam pertemuan itu, PLN memaparkan perkembangan penanganan gangguan sistem kelistrikan sekaligus mendengarkan masukan dari berbagai elemen masyarakat terkait dampak pemadaman yang masih dirasakan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sekali lagi memohon maaf atas kondisi yang terjadi saat ini. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar proses pemulihan dapat berjalan lancar," kata Maria.
Ia mengatakan, PLN memahami pemadaman listrik yang terjadi telah mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik hingga dunia usaha. Karena itu, seluruh personel PLN saat ini difokuskan untuk mempercepat proses perbaikan dan pemulihan sistem kelistrikan.
Menurutnya, tim teknis terus bekerja di lapangan agar pasokan listrik di Kalbar dapat kembali normal secepat mungkin.
"Kami berharap kondisi kelistrikan di Kalimantan Barat dapat segera pulih seperti sediakala," ujarnya.
Sebelumnya, pemadaman listrik bergilir di berbagai daerah di Kalbar menuai banyak keluhan masyarakat karena berlangsung berjam-jam dan di sejumlah lokasi disebut tidak sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan.
Pemerintah Provinsi Kalbar dan DPRD Kalbar juga telah meminta PLN mempercepat penanganan gangguan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
(aau/aau)
