Menjelang Hari Raya Idul Adha, pedagang sapi di Jalan Teluk Tiram Darat, Banjarmasin Selatan telah mempersiapkan ternak-ternak terbaiknya. Sapi dan kambing menjadi dua hewan yang ramai dibeli untuk kurban.
"Kenaikan (jumlah pembeli) belum ada. Masih sama saja seperti sebelumnya," ujar salah seorang pemilik ternak, Abdurrahman saat ditemui detikKalimantan di kandangnya, Senin (25/5/2026).
Bahkan Abdurrahman mengatakan angka penjualan hewan kurban cenderung menurun. Penurunan sudah dirasakan sejak beberapa pekan sebelum memasuki bulan Zulhijah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, banyak pembeli hewan kurban yang memesan terlebih dahulu. Namun tidak dengan musim kurban kali ini.
"Semua masih normal saja, tidak ada kenaikan penjualan. Harga juga masih normal mulai Rp 16 juta hingga Rp 35 juta," sebutnya.
"Semoga berjalan lancar semuanya," ujarnya.
Abdurrahman memastikan hewan ternak yang ada di kandangnya dalam kondisi sehat, sehingga siap untuk dikurbankan. Ia sudah memastikannya melalui berbagai tahapan pemeriksaan. Apabila ada hewan yang tidak sehat maka Abdurrahman mengambil keputusan untuk tidak menjualnya.
"Semua hewan yang dijual dipastikan sehat, apabila tidak sehat tidak kita jual," tutur Abdurrahman.
Salah seorang pembeli hewan kurban, Misnawati juga menyebut jumlah warga yang berkurban di wilayahnya cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Biasanya kita bisa empat sampai lima sapi, tapi tahun ini hanya tiga. Alasannya sebagian karena faktor ekonomi," ucap Misnawati.
Ia bersyukur masih dipercaya untuk menjadi panitia kurban oleh masyarakat. Ia berharap perekonomian membaik agar minat berkurban kembali meningkat.
"Semoga nantinya perekonomian kita makin bagus, agar masyarakat bisa menjalankan ibadah sunah ini," pungkasnya.
(sun/des)