Perlintasan Temajuk-Telok Melano Sambas Segera Dibuka, Jadi KEK Pariwisata

Perlintasan Temajuk-Telok Melano Sambas Segera Dibuka, Jadi KEK Pariwisata

Inkana Putri - detikKalimantan
Rabu, 27 Mei 2026 19:06 WIB
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI
Foto: BNPP
Sambas -

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI tengah mempercepat pembukaan kembali perlintasan batas Temajuk-Telok Melano di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar). Bukan cuma jalur mobilitas antarnegara, perbatasan ini juga dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor pariwisata.

Rencana percepatan ini telah disepakati dalam Forum Koordinasi lintas sektor yang mempertemukan berbagai kementerian/lembaga, Pemerintah Provinsi Kalbar, hingga Pemerintah Kabupaten Sambas.

Upaya kolaboratif ini sejalan dengan mandat Border Crossing Agreement (BCA) RI-Malaysia tahun 2023 dan bertujuan untuk mendongkrak konektivitas serta memanfaatkan potensi Temajuk yang berbatasan langsung dengan destinasi wisata unggulan di Sarawak, Malaysia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menekankan bahwa pengaktifan jalur batas ini dirancang sebagai pintu masuk untuk penguatan berbagai sektor strategis.

"Kita berharap jika pintu batas Temajuk-Telok Melano kembali aktif, maka tidak hanya dibuka secara fisik, namun lebih-lebih dapat dimaknai membuka secara ekonomi, sosial, budaya, perdagangan, dan pariwisata, sehingga ada manfaat nyata yang kita peroleh sesuai karakter unggulan Temajuk," ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, percepatan ini menuntut kesiapan infrastruktur pendukung mulai dari akses jalan, air bersih, telekomunikasi, hingga mobilisasi fasilitas CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security). Oleh karena itu, pemerintah juga akan mendorong peningkatan status Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) agar mampu memfasilitasi lalu lintas barang dan orang dengan kapasitas yang lebih besar.

Terkait dengan kerangka waktu penyelesaian, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI, Budi Setyono, menyatakan bahwa target operasionalisasi sudah ditetapkan.

"Forum ini menyepakati langkah-langkah konkret untuk mendukung percepatan pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano dengan target operasional pada Agustus 2026," tegas Budi.

Pengembangan Temajuk sebagai KEK pariwisata dinilai sejalan dengan visi prioritas nasional Asta Cita untuk membangun perekonomian dari wilayah pinggiran desa. Ke depannya, BNPP RI akan membentuk Tim Fasilitasi guna mengawal seluruh tahapan rencana aksi agar kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai benteng kedaulatan, tetapi juga sebagai jembatan pertumbuhan ekonomi lintas negara.

"BNPP akan memastikan seluruh rencana aksi berjalan selaras dan terukur, sehingga pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano tidak hanya siap secara operasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan," pungkasnya.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads