Penggemar film horor akan disuguhi tayangan baru berjudul 'Songko' yang merupakan debut untuk sutradara Gerald Mamahit di layar lebar. Kisahnya terinspirasi dari kekayaan cerita rakyat dari Indonesia Timur.
"Songko adalah cerita yang sangat dekat dengan budaya dan legenda masyarakat Minahasa. Kami ingin menghadirkan horor yang terasa autentik, bukan hanya menakutkan secara visual, tetapi juga memiliki akar cerita yang kuat dari tradisi lokal," kata Gerald Mamahit dikutip detikPop, Jumat (3/4/2026).
Film menggambarkan legenda yang berkembang di masyarakat Sulawesi Utara, wilayah Minahasa dan Tomohon. Dunia Mencekam Studio bekerja sama dengan Rumah Produksi Santara memperkenalkan karya mereka ini dengan merilis teaser trailer perdana film Songko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film Songko dibintangi oleh Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak.
Khiva Iskak menuturkan keterlibatannya dalam film ini menjadi pengalaman yang sangat berbeda. Hal itu karena cerita yang diangkat begitu dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
"Yang membuat film ini menarik adalah karena kisahnya berasal dari legenda yang benar-benar dipercaya oleh masyarakat. Saat menjalani proses syuting di Tomohon, suasananya terasa sangat kuat dan mendukung atmosfer cerita. Itu membuat pengalaman bermain di film ini terasa sangat intens," kata Khiva Iskak.
Sinopsis Songko
Film Songko berlatar 1986, sebuah desa di Tomohon, tanah Minahasa, dilanda teror yang membuat warganya hidup dalam ketakutan. Satu per satu perempuan muda ditemukan tewas secara mengenaskan tanpa penjelasan yang pasti.
Warga desa mulai percaya bahwa kematian tersebut bukanlah kejadian biasa. Mereka meyakini desa mereka didatangi oleh Songko, makhluk misterius yang dipercaya mengincar darah suci dari perempuan muda demi memperoleh kekekalan.
Ketakutan perlahan berubah menjadi kecurigaan. Tuduhan demi tuduhan mulai bermunculan, hingga mengarah kepada keluarga Mikha. Helsye, ibu tiri Mikha, dituduh menjadi dalang yang memanggil Songko ke desa mereka.
Ketika rasa takut berubah menjadi kemarahan, desa pun mulai terpecah. Persaudaraan retak, kepercayaan hancur, dan konflik antarwarga tak terelakkan. Namun, teror yang sebenarnya belum dimulai. Karena Songko tidak hanya mengincar korban, tetapi juga membawa petaka bagi siapa pun yang berada di sekitarnya.
Baca artikel selengkapnya di sini.
Simak Video "Video KETIK: Wulan Guritno-Shaloom Main Film Bareng-Bahas yang Bikin Berantem"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)