Balikpapan - Manyipet ialah tradisi berburu khas Dayak. Dulu sumpit, alat berburu bersuara senyap, digunakan untuk mematikan lawan. Kini, tradisi ini biasa jadi perlombaan.
Potret Tradisi Manyipet di Festival Isen Mulang 2026
Selasa, 19 Mei 2026 11:01 WIB
Senjata ini digunakan secara rahasia, sebab ukurannya tidak besar dan dapat membunuh meski bersuara senyap. Penggunaannya sederhana yaitu dengan cara ditiup.
Sumpit atau sipet dapat digunakan sebagai senjata jarak jauh dan dibuat dengan cara yang alami. Kini, senjata ini lebih banyak digunakan sebagai alat perlombaan di Kalimantan. ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Namun, berburu menggunakan senjata sumpit sudah jarang dilakukan atau boleh dikatakan sudah sangat jarang Masyarakat Dayak yang berburu menggunakan sumpit. Kebanyakan Suku Dayak berburu satwa menggunakan senjata rakitan seperti senapan lantak dan senapan angin.
Senjata sumpit atau tradisi manyipet hingga kini masih terus dilestarikan penduduk setempat. Saat ini, manyipet menjadi perlombaan yang kerap digelar oleh pemerintah. Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Setiap bulan Mei, masyarakat Palangka Raya berkumpul untuk merayakan Festival Budaya Isen Mulang. Digelar dari pusat kota hingga tepian Sungai Kahayan, pesta budaya ini sudah digelar rutin sejak 1993 dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah.
Tradisi ini sebagai upaya melestarikan budaya leluhur Kalimantan Tengah. Foto: ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN