Viral Pelajar SMP di Ketapang Diduga Pesta Sabu, Polisi: Tes Urine Negatif

Viral Pelajar SMP di Ketapang Diduga Pesta Sabu, Polisi: Tes Urine Negatif

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Rabu, 07 Jan 2026 09:59 WIB
Keempat pelajar SMP yang diamankan diduga pesta sabu di Ketapang. (Dok. Polres Ketapang)
Foto: Keempat pelajar SMP yang diamankan diduga pesta sabu di Ketapang. (Dok. Polres Ketapang)
Ketapang -

Warga di Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menggerebek empat pelajar SMP yang diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu di dalam ruang kelas sekolah. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, tampak sejumlah warga memergoki para siswa di dalam ruang kelas sekolah. Di lokasi ditemukan alat isap atau bong sabu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang, Iptu Dewa Made Surita membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan seluruh anak yang diamankan masih berstatus di bawah umur dan duduk di bangku SMP kelas IX.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, kami menerima limpahan penanganan dari Polsek Sungai Laur terkait empat anak sekolah yang diamankan warga karena diduga menggunakan sabu," kata Dewa Made saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026) malam.

Dewa Made mengatakan, keempat siswa tersebut awalnya diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Sungai Laur. Selanjutnya, kasus tersebut dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Ketapang.

"Kami tindaklanjuti. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orang tua masing-masing," tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, polisi membawa keempat siswa tersebut untuk menjalani tes urine di RSUD Agusdjam Ketapang. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya dinyatakan negatif dari zat narkotika.

"Berdasarkan hasil tes urine yang negatif, kami lakukan gelar perkara bersama Polsek Sungai Laur dan Satnarkoba Polres Ketapang. Anak-anak tersebut kemudian dikembalikan kepada orang tua," ujarnya.

Dewa Made menyebut tidak ditemukan narkotika jenis sabu. Pihaknya hanya mengamankan sejumlah alat yang diduga digunakan berupa bong, sedotan, plastik klip, dan korek api.

"Anak-anak ini wajib lapor secara berkala," kata Dewa Made.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 



Hide Ads