Peristiwa tabrak lari di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (21/2) dini hari, menewaskan seorang lansia pedagang ikan berusia 71 tahun setelah sempat terlindas tiga kali. Kini salah satu pelaku telah menyerahkan diri kepada polisi.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Javier Syukur mengatakan pelaku penabrak pertama berinisial S (52) menyerahkan diri ke polisi pada pukul 09.30 Wita.
"Saat ini pelaku penabrak pertama sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," kata Javier, Sabtu (21/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini polisi juga sedang mencari pelindas kedua yang mengemudikan mobil dan pelindas ketiga yang mengendarai motor. Sementara itu, dari keterangan penabrak pertama kepada polisi dirinya kabur karena panik dan takut diamuk oleh warga setempat.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa tabrak lari diketahui dari rekaman CCTV yang beredar. Peristiwa itu terjadi di Depan Masjid Al Ishlah, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir pada, Sabtu (21/2) sekira pukul 04.44 Wita. Korban baru ditemukan oleh warga sekitar 1 jam setelah kejadian.
"Betul (tabrak lari) kejadian Subuh tadi menjelang azan subuh, dan yang menabrak tersebut meninggalkan korbannya," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Javier Syukur kepada detikKalimantan, Sabtu (21/2/2026)
"Saat dibawa ke rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia satu jam setelah kejadian," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan TKP, lokasi kejadian memang gelap, sehingga kemungkinan pengendara tidak melihat korban.
"Jadi memang di lokasinya itu gelap, kemudian kita dapat informasi dari relawan posisinya korban tergeletak dan tertutup kain, jadi kemungkinan beberapa kendaraan gak liat dan kondisi juga hujan deras," tuturnya.
Simak Video "Video: Percobaan Penculikan Berujung Tabrak Lari di Sukoharjo"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)