Pencurian lampu hias di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) disebut terjadi hampir setiap malam dan sudah berlangsung berbulan-bulan. Aksi kriminal itu terjadi di Jalan Arteri Supadio hingga Ahmad Yani II.
Bupati Kubu Raya Sujiwo sampai melakukan patroli bersama jajaran kepolisian. Ia didampingi Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni.
"Awalnya saya kira hanya iseng, tapi ternyata hampir tiap malam terjadi. Ini sangat meresahkan," kata Sujiwo, Senin (30/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sujiwo, maraknya pencurian lampu hias tidak hanya merugikan pemerintah daerah, tetapi juga mengganggu estetika dan kenyamanan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Ia meminta aparat kepolisian meningkatkan intensitas patroli serta menindak tegas para pelaku yang merusak fasilitas umum.
"Ini fasilitas publik, harus kita jaga bersama. Saya minta pelaku ditindak tegas," tegasnya.
Sujiwo juga menyiapkan langkah tambahan dengan melibatkan masyarakat. Pihaknya akan memberikan bonus bagi warga yang memberikan informasi hingga membantu pengungkapan kasus tersebut.
"Kalau ada yang melihat atau mengetahui, segera laporkan. Kami siapkan bonus sebagai bentuk apresiasi," ujarnya.
Kompol Andri memastikan pihak kepolisian akan memburu pelaku pencurian lampu hias tersebut. Polisi juga meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan.
"Polisi akan memburu pelakunya. Kami juga meningkatkan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah kejadian serupa," tegas Andri.
Tak hanya menyasar pelaku di lapangan, aparat juga akan menelusuri pihak yang diduga menjadi penampung barang curian. Langkah ini dinilai penting untuk memutus rantai kejahatan yang terjadi secara berulang.
(sun/des)
