Serempet Motor Lalu Keluarkan Senpi, Pria Kotabaru Berurusan dengan Polisi

Serempet Motor Lalu Keluarkan Senpi, Pria Kotabaru Berurusan dengan Polisi

Khairun Nisa - detikKalimantan
Senin, 13 Apr 2026 09:00 WIB
Senjata api yang disita dari pria serempet motor di Kotabaru.
Senjata api yang disita dari pria serempet motor di Kotabaru. Foto: Dok. Istimewa
Kotabaru -

Seorang pria di Kotabaru, Kalimantan Selatan, AR harus berurusan dengan polisi usai mengeluarkan senjata api (senpi) saat adu cekcok. Pria tersebut diketahui sempat menyerempet seorang pemotor.

Diduga karena tidak terima dituduh menyerempet, AR yang mengendarai mobil langsung mengambil senapan dari dalam mobilnya dan menunjukkannya kepada korban sebagai ancaman.

"Saat itu ada petugas Polsek Hampang yang lagi patroli, dilihat ada Senpi langsung diamankan," ujar Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian dihubungi detikKalimantan, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shoqif menyebut pelaku diduga hendak menakuti korban. Namun, aksinya itu membuat AR justru harus berurusan dengan polisi.

"Pelaku dan barang buktinya kita amankan langsung, masih dilakukan pemeriksaan terkait senpinya itu," sebutnya.

Shoqif menambahkan, barang bukti senpi masih dalam tahap pemeriksaan di Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan. Di dalam mobil AR, polisi menemukan sejumlah peluru yang tersimpan.

"Pelurunya tidak dipasang di senpi, kita temukan di dalam mobilnya. Saat ini masih pemeriksaan keaslian dari Senpi dan apakah itu rakitan atau bukan," katanya.

Saat pemeriksaan, pelaku AR mengaku sudah membeli senjata itu sejak beberapa bulan terakhir. Namun, pelaku tidak memiliki surat tanda keahlian khusus menembak. Soal identitas, Shoqif mengungkapkan bahwa pelaku berasal dari luar Kalimantan Selatan dan berada di Kotabaru untuk bekerja.

"Dia bukan orang sini. Merantau ikut keluarga," jelasnya.

Shoqif mengimbau agar masyarakat tak sembarangan membeli atau memiliki senjata api tanpa surat keahlian khusus. Selain itu, dirinya juga meminta agar masyarakat tak sembarangan menunjukkan kepemilikan senjata api di depan publik untuk kepentingan pribadi.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads