Motif Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara hingga Tewas

Regional

Motif Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara hingga Tewas

Muhammad Jaya Barends - detikKalimantan
Minggu, 19 Apr 2026 19:52 WIB
Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara. Dua terduga pelaku telah ditangkap.
Foto: Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara. (dok. istimewa)
Balikpapan -

Motif penikaman Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei hingga tewas yakni adanya dendam terhadap korban. Para pelaku yakni pria berinisial HR (28) dan FU (36).

"Motifnya itu dendam ya, dari hasil penyidikan kita sementara itu," kata Kapolres Maluku Tenggara, Rian Sehendi kepada detikSulsel, Minggu (19/4/2026).

Polisi tidak menjelaskan lebih jauh terkait dendam kedua pelaku terhadap korban. Namun, ia mengatakan dendam tersebut mulai ada saat pelaku dan korban sama-sama di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan korban ini dulu di Jakarta," ujarnya.

Menurut Rian, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi usai menikam korban. Polisi yang bergerak cepat menangkap pelaku di lokasi persembunyiannya di wilayah Maluku Tenggara.

"Alhamdulillah ya, pelaku berhasil kita tangkap tak lebih dari dua jam usai kejadian. Berkat kerja sama pihak keluarga juga hingga kedua pelaku ditangkap," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT. Saat itu, Nus Kei baru saja mendarat usai melakukan perjalanan udara dari Jakarta.

"Terjadinya tindak pidana penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah kepada BeritaKlik, Minggu, (19/4).

"Telah menangkap dua terduga pelaku usai menikam yang menewaskan Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei," pungkasnya.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads