Seorang dalam Video Viral 'Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Nyabu' Minta Maaf

Seorang dalam Video Viral 'Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Nyabu' Minta Maaf

Khairun Nisa - detikKalimantan
Selasa, 12 Mei 2026 10:22 WIB
Khalikin Noor di depan awak media
Khalikin Noor di depan awak media/Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjarmasin -

Saat ini sedang viral video diduga dua oknum tenaga ahli Gubernur Kalsel menggunakan narkoba. Salah satu orang dalam video itu yakni Khalikin Noor.

Khalikin kemudian meminta maaf kepada publik atas beredarnya video tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul karena video tersebut.

"Kami secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kalsel atas polemik dan viralnya video tersebut," kata Khalikin, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Khalikin, video tersebut diambil sekitar tahun 2024 dan baru-baru ini tersebar ke media sosial. Ia membenarkan bahwa dirinya ada di lokasi tersebut dan ada di dalam video berdurasi 41 detik itu.

"Video itu direkam tahun 2024," sebutnya.

Khalikin tidak menyangka video yang direkam tersebut bisa memunculkan persepsi negatif di masyarakat. Ia mengaku menyesal dan siap menerima segala resiko atas beredarnya video tersebut.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini, kami siap mengikuti aturan yang berlaku termasuk pula dengan tindak lanjut atau konsekuensi yang harus kami terima," terang Khalikin.

Sebelumnya, viral video diduga dua oknum tenaga ahli Gubernur Kalsel menggunakan narkoba. Seperti yang diunggah akun @infocerewet_kalsel, tampak dua orang pria berada dalam ruangan dan terlihat memegang alat yang diduga untuk mengkonsumsi narkoba. Tertulis di dalam video 'Tim Ahli Gubernur Kalsel Diduga Sedang Nyabu'.

Salah seorang pria tampak telaten menggunakan alat tersebut. Sejumlah komentar warganet menduga salah satu pria dalam video tersebut adalah orang dekat dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads