Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Biologi Untan Pontianak

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Biologi Untan Pontianak

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Selasa, 12 Mei 2026 17:59 WIB
Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi pelecehan. Foto: (Getty Images/Favor_of_God)
Pontianak -

Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang mahasiswa di lingkungan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, viral di kalangan mahasiswa. Terduga pelaku disebut merupakan mahasiswa angkatan 2025 Jurusan Biologi FMIPA Untan.

Informasi mengenai identitas terduga pelaku dibenarkan sejumlah sumber di lingkungan kampus. Kasus tersebut ramai diperbincangkan usai dugaan pelecehan tersebar di media sosial hingga grup percakapan mahasiswa.

"Iya benar, kemarin sempat viral juga di kampus. Kalau tidak salah angkatan 2025 jurusan Biologi," ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari informasi dihimpun detikKalimantan, meski dugaan kasus itu ramai menjadi pembicaraan, terduga pelaku disebut masih mengikuti aktivitas perkuliahan seperti biasa di lingkungan kampus.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti bentuk dugaan pelecehan yang dilakukan maupun jumlah korban dalam kasus tersebut. Pihak kampus juga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pelecehan seksual itu.

Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Untan mengaku belum mengetahui secara rinci kronologi kasus yang terjadi.

"Untuk kasus ini BEM belum mengetahui lebih jelas bagaimana kronologinya," ujar salah satu pengurus BEM FMIPA Untan.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterima BEM dari mahasiswa lain, korban dalam kasus tersebut disebut lebih dari satu orang. Namun jumlah pastinya masih belum diketahui.

BEM juga mengaku belum mengetahui alasan kasus itu bisa viral di media sosial. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, kasus tersebut telah ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) Universitas Tanjungpura sesuai prosedur yang berlaku.

"Berdasarkan informasi yang kami dapat, kasus ini sudah ditangani pihak Satgas Untan sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Terkait kemungkinan adanya langkah hukum, pihak BEM menyebut belum ada informasi resmi yang disampaikan Satgas Untan.

BEM FMIPA Untan turut mengecam keras dugaan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kampus. Mereka berharap pelaku dapat dijatuhi sanksi berat sesuai aturan yang berlaku.

"Kami berharap pelaku mendapatkan sanksi yang berat karena dalam kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus, kami BEM FMIPA sangat mengecam keras tindakan tersebut," pungkasnya.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads