Denpom Kendari menangkap Sertu Majid Bone alias MB, oknum anggota TNI pelaku pencabulan bocah SD di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Majid Bone ditangkap pada Selasa (19/5) pagi setelah sebulan melarikan diri.
Dilansir detikSulsel, Komandan Denpom XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela membenarkan penangkapan tersebut. Majid ditangkap di lokasi pelariannya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Alhamdulillah sudah ketangkap tadi pagi. Di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan," kata Letkol Haryadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia belum memerinci titik penangkapan Majid Bone. Saat ini yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif di Bone. Haryadi memastikan pelaku akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.
"Kita proses sesuai aturan yang berlaku terkait tindak pidananya," lanjut dia.
Sertu Majid Bone diduga mencabuli siswa SD beberapa waktu lalu. Kasus bermula saat pelaku dilaporkan oleh pihak keluarga korban. Pelaku diduga mencabuli korban di rumahnya di Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan.
Pelaku sudah sempat diproses dan diinterogasi Kodim 1417/Kendari, tetapi kemudian kabur hingga ditetapkan sebagai buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO).
Korban Alami Depresi Berat
Sementara itu, dari sisi korban, VN selaku tante korban mengungkap bahwa keponakannya mengalami depresi berat usai mengalami pencabulan. Dalam video beredar, terlihat korban berteriak-teriak histeris.
"Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan," ungkap VN, Selasa (5/5/2026).
Selain menyakiti diri sendiri, korban juga cenderung menutup diri dari orang-orang sekitar. VN mengatakan keponakannya sudah didampingi oleh psikolog.
"Sudah ada pendampingan dari psikolog anak, tapi belum ada perubahan signifikan. Makanya sekarang terus didampingi dan kami berharap ada perkembangan yang lebih baik," ujarnya.
Baca selengkapnya di detikSulsel.
(des/des)