Marak aksi begal payudara meresahkan warga Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Pelaku diketahui mengincar para wanita yang beraktivitas dini hari di jalanan.
Aksi tak senonoh itu membuat trauma para korbannya. Diceritakan oleh Zakiri, kakak dari salah seorang korban begal payudara, bahwa adiknya kini mengalami trauma akibat kejadian yang dialaminya.
"Adik saya itu hendak pergi bekerja jaga warung nasi, saat di Jalan Pertigaan depan angkringan Cindai Alus pelaku melakukan aksinya," cerita Zakiri kepada detikKalimantan, Minggu (31/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zakir mengatakan, adiknya bukanlah korban pertama dari kejahatan begal payudara. Sang adik sudah menjadi korban kesekian dari begal payudara di wilayah tersebut.
Ia menyayangkan tidak ada tindakan dari aparat kepolisian, sehingga kasus begal payudara masih terus terjadi.
"Sebelumnya teman adik saya juga jadi korban, di lokasi yang sama dan jam yang hampir sama. Memang pelaku terus beraksi di sekitaran sana," tutur Zakir.
Kini, adik Zakir pun mengalami trauma yang mendalam. Begitu pula dengan teman-teman sebayanya yang memiliki kekhawatiran saat hendak beraktivitas di luar rumah.
Zakir mengungkapkan ketakutan adik dan teman-temannya itu mulai muncul sejak adanya korban pembegalan beberapa waktu lalu. Kini, dengan bertambahnya korban baru, membuat teman-teman adiknya semakin khawatir untuk beraktivitas di luar rumah.
"Adik saya masih ketakutan, bahkan teman-temannya juga takut keluar rumah. Bahkan untuk berangkat sekolah saja mereka merasa tidak aman dengan kejadian ini," ucap Zakir.
Ia sangat menyayangkan kejadian begal payudara ini harus terus memakan korban yang cukup banyak. Zakir berharap, ada CCTV di sekitar area kejadian yang menangkap jelas kejadian.
"Saya berharap kepolisian bisa mengungkap kasus ini, CCTV di sekitar lokasi kejadian pasti ada. Jangan tunggu korban terus bertambah," ujarnya.
(aau/aau)