Cemburu Diduga Jadi Motif Pria Bakar Mantan Istri Siri di Angkringan

Kalimantan Tengah

Cemburu Diduga Jadi Motif Pria Bakar Mantan Istri Siri di Angkringan

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 14 Jun 2026 12:30 WIB
Pria Bakar Mantan Istri di Angkringan Gegerkan Warga Kobar. (Istimewa)
Foto: Pria Bakar Mantan Istri di Angkringan Gegerkan Warga Kobar. (Istimewa)
Kotawaringin Barat -

Seorang pria tega membakar mantan istrinya di sebuah angkringan wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Diketahui cemburu jadi motif suami melakukan tindakan sadis itu.

Dijelaskan oleh Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, korban bernama Siti Juhairiyah yang sehari-hari bekerja di angkringan tersebut. Ia tiba-tiba didatangi oleh seorang pria diduga mantan suami sirinya, Sendi Ramadan. Siti diketahui sempat dipukul.

"Korban diketahui bernama Siti Juhairiyah (29), seorang perempuan yang bekerja di kedai tersebut. Saat kejadian, korban sedang berjualan sebelum didatangi pelaku. Dugaan sementara pelaku merupakan mantan suami siri korban," ujar Agung, Minggu (14/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian korban sedang ikut berjualan di angkringan. Tiba-tiba pelaku datang dengan berjalan kaki dan mendatangi korban.

"Antara korban dan pelaku sempat terjadi cekcok. Tidak lama kemudian pelaku memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu," ujar Agung.

Setelah pemukulan tersebut, pelaku diduga langsung membakar korban. Suasana angkringan di area Jr Black Cafee & Resto Jalan Ahmad Yani No. Km 63, RT 03/RW 01, Desa Karangmulya, Kecamatan Pangkalan Banteng itu mendadak berubah mencekam.

"Para saksi melihat kobaran api yang telah membakar tubuh korban. Dalam kondisi terbakar, korban berlari sambil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar," ucap Agung.

Dugaan sementara, aksi nekat tersebut dipicu persoalan pribadi dan rasa cemburu. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Diduga motif asmara. Antara korban dan pelaku sempat terjadi pertengkaran," ujarnya.

Warga kemudian memberikan pertolongan kepada korban dan segera membawanya ke Puskesmas Karang Mulya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun kondisi luka yang cukup serius, korban dirujuk ke RS Hanau untuk perawatan lebih lanjut.

"Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri ke arah minimarket. Warga yang mengetahui kejadian sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur menggunakan sepeda motor menuju arah Simpang Dinamika," tambahnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku guna mengungkap motif serta mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads