Suasana syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Kalimantan Tengah, Kamis (2/7) sore berubah pilu. Di tengah sambutannya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan menyampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota Polri, Aipda Yudhi Perdana Putra.
Yudhi meninggal saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan bandar narkoba di Kabupaten Katingan. Dengan nada penuh duka, Kapolda mengajak seluruh jajaran dan masyarakat mendoakan para personel yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Kami berduka, mari kita berdoa bersama. Anggota kami ada yang meninggal dunia. Satu orang, dua orang masih hilang, mereka sedang melakukan giat," ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan saat memberikan sambutan pada acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Kamis sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan duka tersebut menjadi perhatian seluruh peserta yang hadir. Peristiwa di Katingan tidak hanya menewaskan seorang anggota, namun juga hilangnya dua personel lainnya.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan Kapolda mengucapkan duka cita dalam acara Hari Bhayangkara yang sekaligus syukuran atas penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden RI.
"Iya benar, barusan beliau sampaikan saat sambutan dalam acara syukuran Hari Bhayangkara dan syukuran mendapatkan penghargaan Presiden RI Nugraha Sakanti di Mapolda Kalteng," kata Budi.
Ia menegaskan, Polda Kalimantan Tengah kini memberikan dukungan penuh kepada Polres Katingan untuk mengoptimalkan penanganan peristiwa tersebut. Upaya pencarian dua anggota yang masih hilang, pengejaran para pelaku, hingga pengamanan di lokasi kejadian terus diperkuat dengan melibatkan personel tambahan dari Polda Kalteng.
"Insiden di Katingan menjadi salah satu peristiwa paling menyita perhatian di momen peringatan Hari Bhayangkara tahun ini. Di tengah suasana syukur atas penghargaan yang diterima institusi, Polda Kalteng juga harus menghadapi duka akibat gugurnya personel terbaik yang mengorbankan nyawanya saat menjalankan tugas negara," pungkasnya.
(bai/bai)
