Fakta Mengejutkan di Balik Gugurnya Polisi Katingan Menurut Seorang Rekan

Round-up

Fakta Mengejutkan di Balik Gugurnya Polisi Katingan Menurut Seorang Rekan

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Sabtu, 04 Jul 2026 07:00 WIB
Aipda Yudhi Perdana Putra ditemukan meninggal dunia usai bentrokan maut di Katingan, Kalteng. (Dok humas polres katingan)
Foto: Aipda Yudhi Perdana Putra/(Dok Humas Polres katingan)
Katingan -

Polres Katingan memberikan penghormatan tertinggi kepada Aipda Yudhi Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas, dalam operasi penindakan jaringan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Atas jasa dan pengabdiannya, almarhum mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta dan akan dimakamkan melalui prosesi kedinasan kepolisian.

Kenaikan Pangkat Luar Biasa dan Rencana Pemakaman

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi almarhum, institusi Polri memberikan apresiasi melalui kenaikan pangkat anumerta.

"Aipda Yudhi Perdana Putra telah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta. Saat ini jenazah masih menjalani proses autopsi di RS Bhayangkara untuk melengkapi proses penyidikan," kata Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, Jumat (3/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Rumah Duka: Jenazah akan disemayamkan di kediamannya, Kelurahan Kasongan, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 10.00 WIB.
  • Pemakaman Kedinasan: Pemakaman dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama pukul 11.00 WIB di TPU Kasongan Baru, Jalan Pilau, Kasongan.

Sosok Aiptu Anumerta Yudhi: 15 Tahun Berantas Narkoba

Almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat berdedikasi dan memiliki rekam jejak panjang dalam pemberantasan narkotika di wilayah Katingan.

  • Spesialis Reserse Narkoba: Rekan seangkatan almarhum, Ipda Kamalul Fahmi, menuturkan bahwa Aiptu Anumerta Yudhi menghabiskan sebagian besar masa pengabdiannya di Satuan Reserse Narkoba.

"Informasi terakhir yang saya terima, para pelaku memang mengincar beliau karena sudah banyak rekan mereka yang pernah ditangkap oleh almarhum dalam kasus narkoba," kata Ipda Kamalul.

Operasi Pencarian Dua Personel yang Masih Hilang

Hingga saat ini, upaya pencarian intensif terus dilakukan terhadap dua anggota kepolisian lain yang belum ditemukan pasca-insiden di sungai.

  • Identitas Personel: Dua anggota Tim 1 yang masih dalam pencarian adalah Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.
  • Unsur Gabungan: Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Polda Kalteng, Polres Katingan, Brimob, TNI, BPBD, hingga relawan.

"Kami mengerahkan 10 personel SAR untuk memperkuat tim gabungan dalam pencarian dua anggota Polri yang masih hilang. Tim akan melakukan penyisiran secara maksimal di sepanjang Sungai Katingan dan titik-titik yang dicurigai, dengan harapan korban dapat segera ditemukan," kata Kepala Basarnas Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana.

Kronologi Singkat Penyerangan di Tumbang Kalemei

Insiden berdarah itu bermula saat 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penangkapan jaringan narkoba pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

  • Target Operasi: Polisi menyasar terduga bandar berinisial BIO yang merupakan seorang residivis kasus narkotika.
  • Perlawanan Massa: Saat proses penangkapan, petugas mendapatkan perlawanan dari pihak keluarga dan warga sekitar sehingga situasi berkembang menjadi bentrokan fisik.
  • Penyelamatan Diri: Dalam situasi terdesak, sejumlah anggota berupaya menyelamatkan diri melalui jalur sungai. Aiptu Anumerta Yudhi ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting milik warga, sementara dua rekannya hanyut terbawa arus.



(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads