Anak Tiga Polisi Gugur Akan Diproritaskan Jika Ingin Masuk Bintara Polri

Kalimantan Tengah

Anak Tiga Polisi Gugur Akan Diproritaskan Jika Ingin Masuk Bintara Polri

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Selasa, 07 Jul 2026 17:30 WIB
Kapolda Kalteng dan Kompolnas konferensi pers soal tragedi Katingan.
Foto: Kapolda Kalteng dan Kompolnas konferensi pers soal tragedi Katingan (Dok. Istimewa)
Palangka Raya -

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan pihaknya akan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak ketiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur dalam operasi pemberantasan narkoba. Kapolda akan memprioritaskan anak tiga personel itu jika ingin mengabdi sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.

"Apabila ada anaknya dari para almarhum yang nantinya mengikuti pendidikan Bintara Polri, akan menjadi prioritas," ujar Iwan saat konferensi pers di Mapolda Kalteng, Palangka Raya, Selasa (7/7/2026).

Komitmen itu disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan tiga anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas memberantas jaringan peredaran sabu di Kabupaten Katingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga personel yang mendapat kenaikan pangkat anumerta tersebut yakni Aiptu (Anumerta) Yudhi Perdana Putra, Ipda (Anumerta) Sumariyanto, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana.

Selain itu, sebagai bentuk empati dan penghormatan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Tengah, Maya Iwan Kurniawan, menyerahkan tali asih dari Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo kepada keluarga ketiga almarhum.

Penyerahan bantuan dilakukan di rumah duka Almarhum Ipda Anumerta Sumariyanto, Almarhum Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Almarhum Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana. Maya didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Katingan, Sari Dodik Hartono pada Selasa (7/7/2026).

"Tali asih ini merupakan amanah dari Ketua Umum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo sebagai bentuk perhatian, penghormatan, dan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan," ujarnya, Selasa siang.

Ia menegaskan, pengabdian dan pengorbanan ketiga anggota Polri tidak akan pernah dilupakan. Kehadiran Bhayangkari di rumah duka bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang kini harus melanjutkan kehidupan setelah kehilangan orang tercinta.

"Pengabdian dan pengorbanan ketiga anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas tidak akan pernah kami lupakan. Kami hadir bukan hanya membawa tali asih, tetapi juga doa, dukungan, dan rasa kebersamaan bahwa keluarga almarhum tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bhayangkari dan Polri," tambahnya.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads