Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka akses kunjungan bagi masyarakat umum selama periode libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026. Berbagai fasilitas dan titik kunjungan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) disiapkan untuk mendukung aktivitas wisata publik.
Masyarakat dapat melihat langsung perkembangan pembangunan IKN yang saat ini masih terus berjalan. Momentum libur panjang ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mendekatkan publik dengan kawasan ibu kota baru.
"Dengan dibukanya akses secara fungsional Gerbang Tol menuju IKN, kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin berkunjung. Seeing is believing, kami ingin masyarakat melihat langsung perkembangan IKN," ujar Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw melalui keterangannya, Kamis (19/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah titik di KIPP Nusantara telah dibuka untuk kunjungan, di antaranya Plaza Seremoni, Embung MBH, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, hingga Masjid Negara IKN. Kawasan Istana Negara juga dapat dikunjungi dengan pengaturan kapasitas tertentu.
Pengunjung yang memasuki kawasan Istana Negara diwajibkan mengenakan sepatu serta berpakaian sopan. Penggunaan sandal, celana pendek, maupun pakaian tanpa lengan tidak diperkenankan.
"Untuk mendukung mobilitas, Otorita IKN menyediakan layanan shuttle bus bertenaga listrik yang menghubungkan sejumlah titik strategis di kawasan. Layanan ini ditujukan untuk memudahkan pengunjung tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi," tambahnya.
Sementara itu, sejumlah kantong parkir juga disiapkan di beberapa lokasi, seperti Bundaran Sumbu Barat, Rusun ASN 1, Plaza Yudikatif, Bundaran Sumbu Timur, hingga kawasan sekitar Masjid Negara IKN. Pengunjung diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga ketertiban.
Selama periode libur, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas di kawasan tersebut. Sekitar 20 tenant UMKM turut meramaikan dengan menawarkan produk lokal unggulan, disertai hiburan seperti permainan rakyat, spot foto busana adat, hingga pertunjukan musik.
Fasilitas pendukung lain seperti layanan kesehatan, kebersihan, hingga tempat ibadah juga disiagakan. Rumah sakit di kawasan inti serta Masjid Negara IKN menjadi bagian dari layanan bagi pengunjung.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan selama berada di kawasan, termasuk menjaga kebersihan, tidak merokok di area tertentu, serta tidak menerbangkan drone tanpa izin resmi. Pengunjung juga dapat memanfaatkan aplikasi IKNOW untuk melihat peta kawasan hingga fitur tombol darurat," pungkasnya.
Namun, fitur tersebut diminta digunakan hanya dalam kondisi mendesak. Melalui pembukaan akses ini, Otorita IKN berharap masyarakat dapat merasakan langsung perkembangan Nusantara sebagai ibu kota masa depan Indonesia.
(bai/bai)