Kabar menggembirakan datang dari Madrid Zoo Aquarium. Bayi orang utan Kalimantan lahir dengan selamat pada 2 April 2026, dan kini dilaporkan tumbuh sehat bersama induknya yang bernama Surya.
Kelahiran orang utan itu menjadi kabar baik karena orang utan Kalimantan termasuk salah satu primata paling langka di dunia. Di tengah ancaman hilangnya habitat, perburuan, dan perdagangan satwa liar ilegal, lahirnya satu individu baru dianggap sebagai harapan besar bagi masa depan spesies tersebut.
Bayi orang utan yang lahir di Madrid itu berjenis kelamin jantan dengan berat lahir sekitar 1,5 kilogram. Setelah hamil selama delapan setengah bulan, Surya melahirkan anaknya yang hingga saat ini masih belum diberi nama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim penjaga di kebun binatang menyebut kondisi bayi sangat baik dan berkembang normal sejak hari-hari pertama kehidupannya.
Surya Supermom
Induk bayi orang utan itu bernama Surya, seekor orang utan Kalimantan betina yang sebelumnya sudah melahirkan tiga anak lain. Dengan kelahiran terbaru, berarti Surya telah memiliki empat anak.
Para penjaga primata di Madrid menyebut Surya menunjukkan perilaku keibuan yang luar biasa sejak awal kelahiran. Ia terus memeluk anaknya, membiarkan bayi menyusu dengan tenang, dan hampir tidak pernah berpisah.
Penjaga primata bernama Maica Espinosa bahkan menyebut Surya sebagai 'supermom'. Menurutnya, saat si bayi menyusu, Surya akan diam sepenuhnya sampai anaknya selesai.
Setelah itu barulah ia bergerak untuk makan atau melakukan aktivitas lain. Kebiasaan ini menjadi salah satu tanda penting bahwa induk dan bayi membangun ikatan yang sehat.
Nama Bayi Akan Dipilih Lewat Voting
Pemilihan nama untuk anak Surya akan dipilih melalui pemungutan suara, seperti tradisi yang dilakukan di Madrid Zoo Aquarium. Pihak kebun binatang dalam unggahan di Instagram @zoo_aquarium_madrid membuka kesempatan untuk seluruh masyarakat memberikan nama yang diawali dengan huruf 'S'.
Terlihat di tengah kolom komentar ada lebih dari 300 usulan nama, seperti Simon, Salim, Sultan, Severus, Shrek, Sham, Sulli, hingga Sri. Seperti yang diketahui, orang utan Kalimantan atau Pongo pygmaeus saat ini berstatus critically endangered atau sangat terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Spesies ini hanya hidup alami di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatra. Untuk Kalimantan, habitatnya tersebar di wilayah Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
Ancaman terbesar bagi orang utan berasal dari hilangnya hutan akibat pembukaan lahan, terutama untuk perkebunan sawit, kebakaran hutan, penebangan liar, hingga perdagangan satwa ilegal.
Orang utan Kalimantan dikenal memiliki bulu berwarna cokelat kemerahan gelap dan sifat yang cenderung lembut. Mereka hidup hampir sepenuhnya di atas pohon dan jarang turun ke tanah.
Orang utan juga termasuk hewan frugivora, artinya sebagian besar makanannya berupa buah-buahan. Sekitar 60 persen pola makan mereka terdiri dari buah liar, terutama ara dan durian hutan. Selain itu, mereka juga memakan daun muda, kulit kayu, bunga, hingga serangga kecil.
Mereka mempunyai lengan yang sangat panjang sehingga bisa bergerak dari satu pohon ke pohon lain dengan cara bergelantungan. Orang utan juga dikenal sangat cerdas dan mampu membuat sarang sendiri dari ranting dan daun untuk tidur di atas pohon.
Karena kecerdasannya, maka tak heran jika Surya menjalani perannya sebagai ibu yang hebat! Bagi detikers yang ingin mengusulkan nama, silahkan berkunjung ke Instagram resmi Madrid Zoo Aquarium, ya!
Simak Video "Menyusuri Perjalanan ke Labuan Cermin di Berau dengan Menggunakan Perahu yang Menyenangkan "
[Gambas:Video 20detik]
(sun/aau)