Xabi Alonso dipecat Real Madrid saat karier melatihnya di Santiago Bernabeu baru seumur jagung. Madrid merekrut Xabi di musim panas 2025, lalu tersingkir delapan bulan kemudian.
Gareth Bale merupakan eks pemain Real Madrid. Saat ditanya soal pemecatan Xabi, ia tidak kaget.
"Saya sama sekali tidak terkejut. Saya mengerti cara kerja Real Madrid. Itu tempat tersulit bagi setiap pelatih," kata Bale kepada TNT Sports sambil tersenyum kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bale mengaku respek kepada Xabi. Baginya, Xabi adalah pelatih yang luar biasa, mampu memoles bakat pemain, sampai mampu membuktikan diri membawa Bayer Leverkusen memenangkan Bundesliga.
Namun bekal itu tak cukup untuk melatih Madrid. Tantangan terbesar pelatih Los Blancos adalah ego pemain.
"Dia pelatih yang bagus, tapi ketika di Madrid, Anda tidak hanya sekadar pelatih. Anda jadi seorang manager yang harus bisa mengendalikan ego di ruang ganti," paparnya.
"Madrid dipenuhi pemain bintang yang bisa mengubah permainan. Alonso bagus dalam melatih dan soal taktik, sayangnya tidak berhasil di Madrid," tutup Bale yang punya 258 penampilan buat El Real.
Artikel ini sebelumnya tayang di detikSport dengan judul Gareth Bale Nggak Kaget Lihat Xabi Alonso Dipecat Real Madrid.
(sun/bai)