Persebaya Dibantai Borneo FC 1-5, Tavares Akui Lawan Lebih Banyak Peluang

Super League 2025/2026

Persebaya Dibantai Borneo FC 1-5, Tavares Akui Lawan Lebih Banyak Peluang

Riani Rahayu - detikKalimantan
Minggu, 08 Mar 2026 01:05 WIB
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares dan pemain Persebaya Gruno Moreira usai pertandingan di Stadion Segiri Samarinda (7/3/2026).
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares dan oemain Persebaya Bruno Moreira usai pertandingan di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026). Foto: Riani Rahayu/detikKalimantan
Samarinda -

Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bajul Ijo takluk dengan skor 1-5 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam.

Gol tunggal Persebaya dicetak Leonardo Silva Lelis pada menit ke-73. Sementara lima gol Borneo FC dicetak Juan Felipe Villa Ruiz pada menit ke-15 dan 59, Mariano Ezequiel Peralta Bauer pada menit ke-62, Koldo Obieta Alberdi menit ke-68, serta Marcos Emanuel Astina pada menit 90+3.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengucapkan selamat kepada Borneo FC yang dinilai mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selamat kepada Borneo FC yang memiliki lebih banyak peluang dan mencetak lima gol. Kami juga memiliki beberapa peluang, tetapi hanya bisa mencetak satu gol," katanya.

Menurut mantan pelatih PSM Makassar itu, timnya sebenarnya sudah mempelajari kekuatan Borneo FC sebelum pertandingan, termasuk pergerakan tanpa bola para pemain Pesut Etam dan pola permainan mereka.

"Kami tahu mereka memiliki pemain yang bagus dalam pergerakan tanpa bola dan memiliki banyak ruang untuk melakukan umpan. Itu sudah kami latih, tetapi hari ini kami tampil kurang bagus," ujarnya.

Tavares juga menyinggung gol pertama yang dicetak Juan Villa. Menurutnya, tim pelatih sebenarnya sudah mengingatkan para pemain mengenai kekuatan pemain tersebut.

"Lalu gol kedua dari situasi tendangan bebas dan kami sudah membicarakan di latihan agar tidak memberi peluang free kick di area berbahaya, tetapi itu tetap terjadi," jelasnya.

Momen sebelum gol ketiga Borneo FC sempat diduga sebagai pelanggaran di kotak penalti. Namun Tavares mengaku perlu melihat kembali rekaman pertandingan untuk memastikannya.

"Tapi saya ngerasa harus mengecek lagi rekamannya karena mungkin menurut saya itu yang mengganggu fokus dari para pemain," ujarnya.

Menurutnya, gol keempat Borneo FC terjadi akibat kesalahan individu di lini belakang Persebaya.

"Tapi kami menang bersama dan kalah juga bersama sebagai tim," ucapnya.

Sementara itu, pemain Persebaya Bruno Moreira mengakui hasil pertandingan tersebut di luar perkiraannya.

"Kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin, tetapi tentu saja kami tidak mengira akan kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu," kata Bruno.

Meski kecewa, ia menegaskan timnya harus segera bangkit dan memperbaiki penampilan pada pertandingan selanjutnya.

"Ini sepak bola. Apa yang terjadi sudah terjadi. Kami tidak bisa komplain hasil ini. Sekarang kami harus menganalisis pertandingan tadi dan mencoba tampil lebih baik di masa depan," ujarnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads