Persib Terima Laporan Insiden Libatkan Bobotoh di Kaltim, Tak Cuma di Bandara

Regional

Persib Terima Laporan Insiden Libatkan Bobotoh di Kaltim, Tak Cuma di Bandara

Bima Bagaskara - detikKalimantan
Rabu, 13 Mei 2026 14:00 WIB
Logo Persib Bandung.
Foto: Ilustrasi menggunakan ChatGPT
Balikpapan -

Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur sudah lewat beberapa hari. Namun, ketegangan pascapertandingan masih menjadi perhatian. Kali ini, manajemen Persib Bandung menyampaikan pernyataan resmi menanggapi insiden yang melibatkan Bobotoh (supporter Persib) di beberapa daerah, khususnya di Kaltim.

Dilansir detikJabar, PT Persib Bandung Bermartabat menyatakan prihatin atas berbagai kejadian yang dinilai mencederai sportivitas sepakbola. Mereka memahami bahwa laga sarat rivalitas kerap memunculkan tensi tinggi, tetapi rivalitas dalam pertandingan seharusnya tidak berujung pada aksi kekerasan dan intimidasi di luar lapangan.

"Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan," demikian keterangan Persib secara tertulis, dikutip Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu insiden yang menjadi sorotan manajemen Persib adalah intimidasi terhadap rombongan tim di Bandara Sepinggan Balikpapan. Selain itu, mereka juga menerima laporan terkait dugaan perusakan restoran Sunda di Samarinda yang diduga berhubungan dengan pertandingan ini.

"Beberapa kejadian yang menjadi perhatian kami di antaranya adalah insiden di lapangan yang melibatkan pemain Persib, Beckham Putra, gangguan dan intimidasi yang diterima rombongan tim saat perjalanan kepulangan melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, serta sejumlah insiden yang menimpa masyarakat dan Bobotoh di beberapa daerah," jelasnya.

"Kami menerima informasi terkait dugaan perusakan terhadap salah satu restoran Sunda di Kota Samarinda, insiden kekerasan yang menimpa seorang pemuda berusia 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat, pengeroyokan terhadap tiga Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban mengalami luka-luka, serta insiden yang menimpa seorang Bobotoh di Majalengka akibat aksi pelemparan benda keras saat kegiatan nonton bareng berlangsung," sambungnya.

Persib juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang remaja 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk menonton pertandingan Persib kontra Persija. Menurut Persib, tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa sepak bola tidak boleh berubah menjadi ruang yang menimbulkan ketakutan dan korban jiwa.

Manajemen Persib memastikan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan berbagai bukti dan fakta terkait rangkaian kejadian tersebut sebagai bagian dari langkah yang akan ditempuh klub.

"Atas berbagai kejadian tersebut, saat ini Persib tengah mengumpulkan bukti, data, dan fakta sebagai bagian dari langkah yang akan kami tempuh secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab," jelasnya.

Meski diterpa berbagai insiden, Persib menegaskan bahwa tim tetap fokus menuntaskan dua laga terakhir musim 2025/2026 menghadapi PSM Makassar dan Persijap Jepara. Persib akan berupaya mempertahankan gelar juara klasemen. Saat ini, Persib masih harus bersaing dengan Borneo FC yang berada di posisi kedua.

"Untuk itu, kami berharap seluruh Bobotoh tetap memberikan doa, dukungan, dan energi positif kepada tim. Dukungan yang dewasa, damai, dan penuh rasa hormat akan menjadi kekuatan penting bagi perjuangan Persib dalam menuntaskan musim ini dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Baca selengkapnya di detikJabar.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Persija Vs Persib: Adam Alis Pahlawan Kemenangan Maung Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads