Alasan Borneo FC Transit di Jogja: Kalau di Bali Terus Takut 'Keluyuran'

Super League 2025/2026

Alasan Borneo FC Transit di Jogja: Kalau di Bali Terus Takut 'Keluyuran'

Riani Rahayu - detikKalimantan
Jumat, 15 Mei 2026 12:21 WIB
Pemain Borneo FC Juan Villa dan Sihram Amrullah menjalani latihan.
Pemain Borneo FC Juan Villa dan Sihram Amrullah menjalani latihan/Foto: Istimewa (dok HO/Borneo FC)
Samarinda -

Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, meminta para pemain tetap menjaga fokus dan mentalitas jelang dua pertandingan terakhir Super League 2025/2026. Menurut Dandri, kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United pada laga sebelumnya menjadi suntikan motivasi besar bagi tim untuk terus menjaga peluang dalam perebutan gelar juara musim ini.

"Motivasi kemenangan dari Bali itu menjadi daya tambah untuk motivasi ke depan. Anak-anak selama menjalani latihan di Jogja juga enjoy dengan program-program yang diberikan, tetapi tetap fokus," ungkapnya, Jumat (15/5/2026).

Ia menilai kondisi fisik dan mental pemain saat ini dalam keadaan baik. Meski demikian, Dandri mengingatkan tim agar tidak meremehkan lawan di dua laga penentuan yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menjadi hal yang baik untuk menjaga situasi fisik juga bagus. Tapi kami tidak boleh menganggap enteng lawan. Fokus dan mental juga harus terjaga karena pertandingan belum habis," katanya.

Dandri menegaskan seluruh pemain masih memiliki asa untuk membawa Pesut Etam meraih hasil terbaik hingga akhir kompetisi. Ia berharap dukungan masyarakat Samarinda dan suporter terus mengalir untuk tim.

"Kita masih menjaga asa yang ada. Harapan kita masyarakat Samarinda bisa terus menyertai perjuangan kita melawan Persijap Jepara. Dukungan itu menjadi modal penting bagi tim," ucapnya.

Ia juga mengapresiasi langkah suporter Pusamania yang menggelar salat hajat demi mendoakan perjuangan tim di sisa kompetisi musim ini. "Bagi kami itu hal yang luar biasa. Kita berusaha menjadi yang terbaik dan biarkan Allah menentukan takdir terbaik untuk Borneo FC," tambahnya.

Terkait keputusan tim memilih Yogyakarta sebagai lokasi transit setelah laga melawan Bali United, Dandri menyebut hal itu dilakukan demi menjaga fokus pemain sekaligus memanfaatkan fasilitas latihan yang sudah familiar bagi tim.

"Kalau tetap di Bali saya khawatir anak-anak ke mana-mana. Bukan mengekang, tapi kita ingin lebih fokus. Selain itu sarana latihan di Jogja juga sudah familiar karena selama ini kita sering TC di sana," jelasnya.

Borneo FC dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada laga tandang, Minggu (17/5/2026) pukul 20.00 Wita. Setelah itu, Pesut Etam akan menjamu Malut United di Stadion Segiri, Sabtu (23/5/2026) pukul 17.00 Wita.

Sebelumnya, Borneo sukses membawa pulang tiga poin dari markas Bali United usai menang dengan skor 3-2 di Stadion I Wayan Dipta, Senin (11/5/2026). Hasil itu membuat Pesut Etam dan Persib Bandung memiliki poin sama yakni 75 poin, namun tetap di posisi dua klasemen lantaran kalah head to head.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads