Peralta Resmi Tinggalkan Borneo FC: Dua Tahun yang Luar Biasa

Peralta Resmi Tinggalkan Borneo FC: Dua Tahun yang Luar Biasa

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Rabu, 10 Jun 2026 12:21 WIB
Mariano Peralta dikabarkan hengkang dari Borneo FC ke Persija Jakarta. (Istimewa)
Foto: Mariano Peralta dikabarkan hengkang dari Borneo FC ke Persija Jakarta. (Istimewa)
Samarinda -

Nama Mariano Peralta menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Borneo FC Samarinda dalam BRI Super League 2025/2026 sebagai runner up. Namun, kebersamaan Peralta dengan Pesut Etam resmi berakhir.

Akhir kontrak Peralta tersebut diumumkan manajemen Borneo FC melalui akun resmi Instagram pada Rabu (10/6) pagi. Dalam unggahannya, Borneo FC mengucapkan "muchas gracias" atau terima kasih banyak dan memperlihatkan momen-momen terbaik Peralta selama pertandingan.

"Dua musim yang berkesan dengan berbagai torehan apik sudah kau ciptakan dan setiap perjumpaan pada akhirnya akan ada perpisahan. Terima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan untuk klub kebanggaan Samarinda dan Kaltim. Manyala!" demikian tulis Borneo FC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan tersebut juga langsung dibalas oleh Peralta sendiri. Ia juga berterima kasih atas perjalanan 2 tahun terakhir yang begitu berkesan. Di akhir Super League 2025/2026 kemarin, Peralta juga mendapatkan gelar Best Player berkat kiprahnya di Borneo FC.

"Dua tahun yang luar biasa, terima kasih untuk segalanya. Selalu ada di hatiku," tulis Peralta dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, Capo Pusamania Riyo mengapresiasi kontribusi Peralta selama dua musim terakhir. Ia pun meminta manajemen untuk segera mencari pengganti yang sepadan dengan Peralta.

"Kalau memang itu pilihan pemain, kami hanya bisa menerima. Yang penting manajemen harus bergerak cepat menemukan penggantinya dan pemain baru itu harus bisa cepat beradaptasi," kata Riyo, Rabu (10/6/2026).

Menurut Riyo, siapa pun pemain yang nantinya direkrut untuk menggantikan Peralta harus memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim, terutama keberanian melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan.

Selain kualitas individu, faktor adaptasi juga menjadi perhatian utama. Pasalnya, Borneo FC diproyeksikan menghadapi jadwal padat pada musim 2026/2027 dengan mengikuti kompetisi domestik dan ajang Asia.

"Harus bisa cepat beradaptasi. Harus siap saat dibutuhkan karena musim ini Borneo FC akan mengikuti beberapa kompetisi sekaligus," tegasnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads