Adhyaksa FC Berniat Pindah ke Kalteng, Berkandang di Stadion Tuah Pahoe

Adhyaksa FC Berniat Pindah ke Kalteng, Berkandang di Stadion Tuah Pahoe

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Sabtu, 13 Jun 2026 09:01 WIB
Adhyaksa FC, yang berhasil promosi ke Super League musim depan, berencana pindah markas. Adhyaksa FC sebelumnya bermarkas di Banten International Stadium.
Kunjungan Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, ke Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya/Foto: dok. Adhyaksa FC
Palangka Raya -

Peluang Adhyaksa FC bermarkas di Kalimantan Tengah (Kalteng) semakin terbuka lebar. Sinyal kuat itu terlihat dari kunjungan Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, ke Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya.

Eko meninjau langsung kesiapan stadion yang diproyeksikan menjadi kandang baru klub promosi Super League tersebut. Kunjungan itu disambut antusias masyarakat Kalimantan Tengah yang telah lama menantikan kehadiran klub profesional di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Jika rencana tersebut terealisasi, Bumi Tambun Bungai akan kembali memiliki representasi di level elite sepakbola nasional setelah cukup lama vakum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eko mengungkapkan kunjungannya ke Palangka Raya merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin sejak dua tahun lalu bersama Gubernur Kalimantan Tengah, terkait pengembangan sepakbola daerah. Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dengan banyaknya talenta muda yang berpeluang berkembang menjadi pesepakbola profesional hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Promosi Adhyaksa FC ke Super League dinilai menjadi momentum yang tepat untuk merealisasikan kerja sama tersebut. Manajemen klub menyatakan siap bersinergi dengan Pemprov Kalimantan Tengah dalam membangun ekosistem sepakbola yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

"Adhyaksa FC kini sudah berada di level Super League. Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membangun ekosistem sepakbola yang sehat serta melahirkan pemain-pemain berkualitas untuk masa depan Indonesia," ujar Eko, Sabtu (13/6/2026).

Ia juga menegaskan Adhyaksa FC dibangun dengan manajemen profesional dan memiliki perjalanan yang terbilang cepat. Dalam kurun waktu empat tahun, klub tersebut menembus kasta tertinggi sepakbola Indonesia setelah memulai langkah dari kompetisi amatir. Menurut Eko, semangat yang pernah dibangun Kalteng Putra saat tampil di Liga 1 menjadi inspirasi yang ingin dilanjutkan.

"Kehadiran Adhyaksa FC bakal mampu menghidupkan kembali gairah sepakbola masyarakat Kalimantan Tengah sekaligus membuka peluang pembinaan pemain muda yang lebih terstruktur," kata Eko.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung kedatangan rombongan Adhyaksa FC di Stadion Tuah Pahoe. Agenda tersebut dirangkai dengan konsolidasi dan peninjauan fasilitas stadion guna melihat kesiapan infrastruktur dalam mendukung kompetisi sepakbola profesional.

Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan sepakbola turut mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana stadion. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan yang diperlukan agar fasilitas olahraga tersebut memenuhi standar kompetisi nasional.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalteng Agus Siswadi beserta jajaran. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sepakbola di wilayahnya.

Rencana menjadikan Stadion Tuah Pahoe sebagai markas Adhyaksa FC bukan hanya soal perpindahan kandang, tetapi juga membuka peluang lahirnya kerja sama strategis dalam pembinaan olahraga. Kehadiran klub Super League diharapkan dapat menjadi motor penggerak perkembangan sepakbola Kalimantan Tengah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Adhyaksa FC, dan seluruh pemangku kepentingan, kualitas infrastruktur olahraga serta daya saing sepakbola Kalimantan Tengah di tingkat nasional diyakini akan meningkat.

"Harapan besar pun mulai tumbuh bahwa Bumi Tambun Bungai akan kembali menjadi salah satu pusat perhatian sepakbola Indonesia," ujar Agustiar.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads