Pengamat Sepakbola Kalteng Jagokan Empat Raksasa ke Semifinal Piala Dunia

Pengamat Sepakbola Kalteng Jagokan Empat Raksasa ke Semifinal Piala Dunia

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 21 Jun 2026 21:30 WIB
Ilustrasi Trofi Piala Dunia 2026
Ilustrasi Piala Dunia. Foto: My Profit Tutor/Unsplash
Kotawaringin Barat -

Sejumlah tim unggulan dalam Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan kualitasnya sejak fase awal turnamen dan menjadi sorotan pecinta sepak bola dunia. Pengamat sepak bola Kalimantan Tengah asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Yusro Arodi, menilai ada empat tim yang memiliki peluang paling besar untuk menembus babak semifinal. Menurutnya, tim-tim tersebut adalah Jerman, Prancis, Argentina, dan Brasil.

"Keempat negara itu memiliki kualitas pemain yang merata di semua lini. Selain itu mereka juga punya pengalaman panjang di turnamen besar sehingga layak dijagokan melangkah jauh," katanya, Minggu (21/6/2026).

Yusro menjelaskan, Jerman selalu tampil disiplin dan memiliki kekuatan kolektif yang sulit ditandingi lawan. Mental bertanding yang kuat menjadi salah satu keunggulan utama tim berjuluk Der Panzer tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara Prancis dinilai mempunyai kedalaman skuad yang sangat baik. Hampir setiap posisi diisi pemain berkualitas yang mampu membuat perbedaan dalam pertandingan penting," lanjutnya.

Di sisi lain, Argentina masih menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia. Permainan yang solid serta tradisi panjang di Piala Dunia membuat tim Tango tetap diperhitungkan sebagai kandidat kuat juara.

Adapun Brasil disebut sebagai tim yang tidak pernah kehilangan identitas sepak bolanya. Kreativitas pemain, kecepatan serangan, dan kemampuan individu menjadi modal besar untuk bersaing hingga fase akhir.

Yusro menegaskan, keempat negara tersebut bukan tim sembarangan karena merupakan langganan peserta Piala Dunia dan memiliki sejarah prestasi yang sangat mentereng di level internasional. Meski demikian, ia menyebut sepak bola selalu menghadirkan kejutan. Tim-tim nonunggulan berpotensi memberikan perlawanan sengit apabila mampu menjaga konsistensi permainan dan mental bertanding.

"Di atas kertas empat tim itu paling berpeluang masuk semifinal. Namun hasil di lapangan tetap ditentukan strategi pelatih, kondisi pemain, serta kemampuan menjaga fokus dalam setiap pertandingan," ujarnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads