Kalimantan Barat tak pernah kehabisan cara untuk memukau para penikmat alam. Dikenal dengan julukan provinsi 'seribu sungai', lanskap alamnya menyimpan banyak keajaiban, salah satunya adalah Riam Setegung di Kabupaten Landak.
Buat detikers yang ingin mencari sensasi kesegaran alami maupun olahraga ekstrem canyoneering, cobalah berkunjung ke Riam Setegung di Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, Landak. Sebelum ke sana, ketahui dulu apa saja daya tarik hingga tempat wisata di sekitarnya.
Megahnya Tebing Berketinggian 40 Meter
Riam Setegung memiliki tebing vertikal setinggi 30 hingga 40 meter. Saat air yang jatuh menghantam bebatuan, detikers akan merasakan kabut air yang sangat sejuk dan segar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkadang airnya memancarkan rona kemerahan yang eksotis. Bukan karena tercemar, namun ini berasal dari zat tanin alami hasil pelapukan dedaunan hutan rawa gambut di hulunya. Sangat fotogenik untuk latar belakang foto Instagram Anda!
Selain itu, air terjun ini juga berada di sekitar pepohonan tinggi, maka juga dikenal dengan sebutan Rombok Setegung. 'Rombok' dalam bahasa lokal masyarakat Dayak dan Melayu merujuk pada air terjun yang sangat tinggi dengan pepohonan raksasa di sekitarnya.
Aktivitas Menarik
- Kawasan wisata ini dikelola secara swadaya dan penuh semangat oleh masyarakat sekitar. Pengunjung dapat melakukan beberapa aktivitas menarik. Yang pertama tentunya dapat bermain air sambil bersantai.
- Bagi pencinta olahraga ekstrem penguji nyali, Riam Setegung menawarkan jalur canyoneering menantang di mana Anda bisa menuruni tebing air terjun setinggi 40 meter menggunakan tali (rappelling). Saking populernya, pesona Riam Setegung ini turut bersaing di ajang penghargaan pariwisata nasional, Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2026.
- Bagi detikers yang ingin merasakan suasana alam di malam hari, tersedia camping ground. Anda bisa mendirikan tenda di area yang aman. Tentunya keberadaan detikers harus diketahui oleh pengelola.
Wisata Sekitar Riam Setegung
Jika masih ada waktu, detikers bisa sekalian mampir ke tempat wisata lain di sekitar Riam Setegung. Ada apa saja?
1. Makam Raja Abdul Kahar
Desa Mungguk adalah wilayah bersejarah yang dulunya menjadi salah satu pusat Kerajaan Ismahayana Landak. Tak jauh dari kawasan air terjun, Anda bisa menyempatkan diri berwisata religi dan sejarah mengunjungi Makam Raja Abdul Kahar.
Raja Abdul Kahar adalah raja pertama Kerajaan Landak yang memeluk agama Islam pada abad ke-15. Selain itu, terdapat peninggalan Meriam Tanda Perdamaian, sebuah artefak kuno saksi bisu perdamaian antara Kerajaan Landak dan Kerajaan Sukadana di masa lampau.
2. Air Merah
Lokasinya Riam Setegung juga berdekatan dengan destinasi ekowisata Air Merah, sehingga Anda bisa merencanakan liburan "dua destinasi dalam satu hari" tanpa takut kelelahan.
3. Menikmati Kue Dange
Di kawasan wisata Ngabang dan sekitarnya, Anda wajib mencicipi kuliner legendaris, yaitu kue dange. Kue ini berbentuk mirip kue pukis atau pancong.
Kue dange terbuat dari campuran tepung ketan, kelapa parut segar, dan gula merah. Dipanggang secara tradisional menggunakan kayu bakar, Teksturnya renyah di luar, kenyal di dalam, dengan rasa manis gurih kelapa yang meleleh di mulut.
Harga Tiket Masuk dan Panduan Lokasi
Untuk bisa masuk ke air terjun ini, detikers cukup merogoh kocek sekitar Rp 10.000 per orang. Retribusi ini digunakan murni untuk kebersihan dan pengembangan fasilitas desa.
Lokasinya berada tak jauh dari pusat kota Ngabang (ibukota Kabupaten Landak), Anda hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 hingga 30 menit berkendara.
Setibanya di jalan raya utama, Anda cukup menyusuri jalan masuk sejauh 800 meter menuju gerbang utama. Jarak yang sangat bersahabat ini membuat Riam Setegung sangat cocok dikunjungi bersama keluarga atau teman-teman di akhir pekan.
Jika datang ke sini, jangan lupa menerapkan prinsip Leave No Trace. Bawa kembali semua sampah plastik Anda untuk menjaga kemurnian alam Riam Setegung.
