Hamparan pasir yang membentang luas, debur ombak yang datang bergantian, serta semilir angin laut terasa saat menjejakkan kaki di Pantai Sebuai, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, pantai ini menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.
Di sepanjang bibir pantai, deretan pohon kelapa berdiri kokoh seolah menjadi penjaga keindahan pesisir. Air laut yang tenang berpadu dengan langit biru menghadirkan panorama yang memanjakan mata.
Tak sedikit pengunjung memilih duduk berlama-lama di atas pasir hanya untuk menikmati suara alam yang begitu menenangkan. Saat akhir pekan tiba, Pantai Sebuai berubah menjadi tujuan favorit masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga, anak muda hingga wisatawan dari luar daerah datang untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta. Ada yang bermain pasir, berburu foto, memancing, hingga sekadar menikmati matahari yang perlahan tenggelam di ufuk barat.
Salah seorang wisatawan asal Pangkalan Bun, Rayyan, mengaku hampir setiap kali memiliki waktu luang di akhir pekan dirinya memilih berkunjung ke Pantai Sebuai. Menurutnya, suasana pantai yang masih alami menjadi daya tarik utama.
"Kalau weekend enak ke sini karena suasananya tenang dan pantainya masih asri. Cocok untuk melepas penat setelah aktivitas selama seminggu," ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Pantai Sebuai di Kumai, Kalteng. Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan |
Kesan alami memang begitu terasa. Belum banyak bangunan permanen yang mengubah wajah pantai sehingga nuansa pesisir tetap terjaga. Pemandangan laut yang luas berpadu dengan udara segar membuat siapa pun betah berlama-lama.
Ramainya pengunjung saat Sabtu dan Minggu juga membawa berkah bagi warga sekitar. Di sepanjang pantai berdiri sejumlah warung sederhana yang menyediakan aneka makanan dan minuman untuk wisatawan.
Salah satunya milik Nirmala. Dari warung kecilnya yang menghadap langsung ke laut, ia melayani pengunjung yang ingin menikmati hidangan sembari memandang ombak.
"Kalau Sabtu dan Minggu selalu ramai pengunjung. Alhamdulillah jualan juga ikut ramai," katanya.
Nirmala menyediakan beragam menu, mulai dari ikan bakar segar, ayam bakar, hingga es degan yang menjadi pelepas dahaga di tengah cuaca pesisir yang hangat. Aroma ikan bakar yang mengepul dari tungku kerap menggoda wisatawan untuk singgah sebelum melanjutkan menikmati panorama pantai.
Bagi sebagian orang, Pantai Sebuai bukan sekadar tempat berlibur. Pantai ini menjadi ruang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, menikmati kesederhanaan alam, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir.
Pantai Sebuai di Kumai, Kalteng. Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan |
Ketika matahari mulai condong ke barat dan langit berubah jingga, keindahan Pantai Sebuai terasa semakin sempurna. Cahaya senja memantul di permukaan laut, menciptakan pemandangan yang sulit dilupakan.
Keasrian alam yang masih terjaga, suasana yang tenang, serta keramahan masyarakat menjadi alasan mengapa Pantai Sebuai layak disebut sebagai salah satu permata wisata pesisir di Kabupaten Kotawaringin Barat. Tempat ini seolah mengingatkan bahwa keindahan terbaik sering kali hadir dalam kesederhanaan alam yang tetap terpelihara.


