8 Tahun Hiatus, CLAMP Terbitkan Lagi xxxHOLIC Rei

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
CLAMP
Foto: Istimewa
Jakarta - Setelah 8 tahun lamanya hiatus, salah satu seri manga CLAMP terpopuler akhirnya kembali ke halaman. Grup kolektif komikus perempuan bernama CLAMP yang terkenal di Jepang sejak dekade 1990-an, salah satu karya terkenalnya adalah xxxHOLIC.

Bergenre fantasi gelap, ceritanya fokus pada seorang siswa yang bekerja untuk seorang penyihir berambut hitam. Seri ini terbukti sukses, yang juga diadaptasi anime oleh Production I.G. pada tahun 2006.

CLAMP mulai menerbitkan xxxHOLIC secara berseri sejak tahun 2003 mulai di Young Magazine milik Kodansha. Serialnya secara teknis pada 2011, namun sekuelnya xxxHOLIC Rei melanjutkan kisah dari manga aslinya.

Rei tetap berlanjut sampai tahun 2017, ketika CLAMP menghentikan sementara serialnya. Grupnya umumin pada awal tahun 2025, serialnya akan kembali edisi 21 April Majalah Weekly Young. 10 halaman pertama dari bab baru dibagikan secara online buat memperingati serialnya ke media cetak.

Nah, kabarnya semesta xxxHOLIC Rei bakal berlanjut terbit lagi setelah hiatus 8 tahun. Selama hiatus, CLAMP mengerjakan proyek terbesar lainnya, yakni sekuel seri Cardcaptor Sakura yang sukses, Clear Card, mulai dari 2016 hingga 2024.

Cardcaptor Sakura bisa dibilang merupakan seri paling sukses tim ini hingga saat ini, setelah meraih pengakuan dunia berkat penayangan versi dubbing-nya di Kids WB pada akhir tahun 90-an. Clear Card adalah sekuel langsung dari seri klasik tersebut, yang berfokus pada karakter-karakter tersebut sebagai remaja praremaja saat ini.

Sebelum film-film Hollywood seperti Marvel dan DC membuat film crossover yang saling terhubung ini, CLAMP dengan santai menghubungkan judul-judul terbesar mereka ke dalam multiverse ciptaannya. Misalnya saja, Tsubasa: Reservoir Chronicle hingga Cardcaptor Sakura.




(tia/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO