Di Balik Cerita Your Brand, Your Story, Erwin Parengkuan Garap Selama 12 Tahun
Saat diwawancarai redaksi detikpop, Erwin cerita gagasan mengenai Your Brand, Your Story, sudah dipikirkannya sejak 12 tahun yang lalu.
"Banyak buku yang saya tulis lalu jadi modul, atau dari modul lahirlah banyak pelatihan. Dahulu (12 tahun lalu), ini sudah ada modul personal branding di kami waktu itu. Saya melihat dalam perjalanan 12 tahun banyak hal yang baru terungkap gimana seseorang membangun brand baik secara sadar maupun gak sadar, atau secara dibuat atau otentik," katanya pada Kamis (25/6/2026).
Sepanjang karier lebih dari 22 tahun, Erwin berhasil digandeng buat membangun personal branding dari politisi, pengusaha bisnis, pemimpin bahkan sosok yang jadi Gubernur, maupun level CEO lainnya.
"Ada hipotesa yang muncul sebuah brand yang berbuat baik sengaja atau tidak sengaja, untuk ditampilkan ke publik itu butuh storytelling. Harus six seven, kayak kembar. Gak bisa dipisahin, elu jago ngomong tapi gak berbobot. Siapa yang mau beli omongan elu. This book about influenching," sambungnya.
Erwin mengaku sebanyak 13 bab dan 326 halaman berhasil dituliskannya. Tapi sebanyak itu, pria berusia 56 tahun itu gak mau menyunting naskahnya. Ia cuma menulis sampai selesai dan gak mau sortir.
"Gue gak peduli, nulis saja sampai selesai. Ada puluhan narasumber sepanjang saya jadi praktisi komunikasi. Ada satu cerita yang mirip satu sama lain, tapi beragam. Multilevel," kata Erwin.
Buku yang diperkaya dengan pendekatan storytelling berbasis neurosains oleh pengajar dan penulis di bidangnya. Buku ini membahas langkah-langkah konkret untuk membangun reputasi, jadi top of mind di bidang keahlian, dan memengaruhi audiens secara emosional dan rasional.
Lewat buku Your Brand, Your Story, Erwin ingin pembaca punya self awareness yang berarti. Setiap orang punya kekuatan dan keunikan di dalam dirinya.
"Saya pengin buku ini memperkuat believe orang yang membacanya kalau kamu itu berarti, berharga, dan punya kekuatan yang perlu dikeluarkan. 6 komponen utama itu harus dipunya, dan jadi terang buat orang-orang di sekeliling kamu," tukasnya.
(tia/ass)












































