Kreator OnlyFans Kritik Sydney Sweeney di Euphoria: Menjijikkan

Asep Syaifullah
|
detikPop
Penampilan Sydney Sweeney di Euphoria.
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Bintang film dewasa sekaligus kreator konten OnlyFans papan atas, Maitland Ward, melayangkan kritik keras terhadap salah satu adegan paling kontroversial dalam musim terbaru serial Euphoria.

Ward menyebut konten yang ditampilkan karakter Cassie (Sydney Sweeney) bukan hanya mengganggu, tetapi juga melanggar standar komunitas yang berlaku di platform aslinya.

Dalam penayangan perdana musim ketiga, karakter Cassie diceritakan mulai bekerja sampingan sebagai model erotis di OnlyFans untuk membiayai pernikahannya dengan Nate (Jacob Elordi).

Setelah hubungan mereka kandas, Cassie justru semakin terjerumus ke dalam platform tersebut, meningkatkan "nilai kejutan" dari kontennya melalui adegan-adegan yang semakin provokatif dan ekstrem.

Puncak kemarahan Maitland Ward dipicu oleh sebuah adegan di mana Sweeney tampil dengan gaya rambut kuncir dua, menggunakan dot, mengenakan gaun transparan, dan berpose vulgar di depan kamera dengan gaya kekanak-kanakan.

Menurut Ward, yang memiliki penghasilan enam digit per bulan dari OnlyFans, konten semacam itu secara teknis adalah pelanggaran langsung terhadap pedoman platform.

Penampilan Sydney Sweeney di Euphoria.Penampilan Sydney Sweeney di Euphoria. Foto: Dok. Ist

"Ada banyak hal yang tidak boleh Anda lakukan (di OnlyFans). Seluruh konsep konten bertema bayi ini sangat menjijikkan," ujar mantan aktris *Boy Meets World tersebut dalam wawancara bersama TMZ.

Ward menegaskan bahwa Hollywood seharusnya tidak bermain-main dengan estetika yang menyerempet ranah di bawah umur. Ia menilai cara Euphoria mengemas adegan tersebut sangat kasar dan tidak pantas.

"Anda tidak boleh masuk ke ranah 'di bawah umur' seperti itu. Anda tidak ingin pedofilia berada di dekat pornografi atau konten dewasa apa pun. Itu menjijikkan dan keji," tegas Ward.

Menurutnya, konten yang mengaburkan batas antara orang dewasa dan perilaku anak-anak demi kepuasan seksual hanya akan mengundang orang-orang dengan niat buruk dan merusak integritas para kreator konten dewasa yang bekerja secara profesional.

Kritik Ward ini membuka diskusi baru mengenai sejauh mana sebuah acara televisi boleh melangkah dalam menggambarkan "realitas" industri dewasa.

Meskipun Euphoria sering dipuji karena keberaniannya, bagi praktisi industri seperti Ward, adegan "Baby OnlyFans" tersebut telah melewati batas etika dan keamanan yang seharusnya dijaga ketat, bahkan dalam dunia hiburan fiksi sekalipun.

Hingga saat ini, pihak HBO maupun tim produksi Euphoria belum memberikan tanggapan terkait tuduhan pelanggaran pedoman komunitas yang dilontarkan oleh Ward.


(ass/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO