Emilia Clarke Bantah Dapat Gaji Rp 5,3 M Per Episode untuk Game of Thrones
"Kami gak mendapatkan sebanyak itu," kata Emilia Clarke saat diwawancara oleh Variety, Sabtu (30/5).
"Bisakah kamu bayangkan? Saya pasti sudah mengendarai beberapa Porsche," katanya tertawa.
Namun, aktris berusia 39 tahun itu cuma menegaskan gaji yang dihasilkan selama penayangan serial adaptasi George RR Martin itu berhasil membuatnya melunasi utang hipotek orang tuanya. Bahkan gajinya bisa memberinya keamanan finansial.
"Saya diberi peran di setiap musim, dan saya, sebisa mungkin, berempati, memahami, dan mengikuti setiap pilihan yang dia buat sehingga terasa seperti pilihan saya sendiri," kata Clarke tentang perannya sebagai Ibu Naga.
"Saya merasa itulah tugas saya," sambungnya.
Faktanya, Emilia Clarke merasa lega karena ia tidak pernah ditawari posisi produser eksekutif, sebuah pengaturan umum bagi bintang utama serial TV yang sukses.
"Selain kontribusi saya sebagai aktor, saya tidak memiliki masukan kreatif apa pun, dan saya juga tidak menginginkannya," lanjutnya.
Saat ini, ia ngaku masih fokus pada masalah kesehatannya. Sepanjang syuting serial Game of Thrones, ia menderita dua kali pendarahan otak. Peristiwa itu terjadi saat musim pertama di tahun 2011 dan musim ketiga pada tahun 2013. Sepanjang 10 tahun syuting, ia merasa itu adalah periode paling ekstrim sepanjang hidupnya.
"Termasuk kematian ayah pada tahun 2016, dan saya merasa ada di sisi yang lain. Saya telah melalui setiap jalan berliku untuk sampai ke tempat saya sekarang, yaitu akhirnya dapat sangat bersyukur atas semua yang telah diberikan Game of Thrones kepada saya. Saya tidak lagi merasa terjebak di dalamnya, atau terjebak dalam akibat dari berada di dalamnya dan merasa sangat beruntung bahwa itu terjadi pada saya," pungkasnya.
(tia/pus)










































