Bintang House of the Dragon Buka-Bukaan Soal Adegan Ciuman Ibu-Anak di Season 3

Asep Syaifullah
|
detikPop
House of the Dragon Season 3.
Foto: Dok. HBO Max
Jakarta - Penayangan perdana House of the Dragon Season 3 langsung sukses membuat penonton terbelalak. Di tengah kekacauan setelah hilangnya Aegon (Tom Glynn-Carney) secara misterius, sang adik, Aemond (Ewan Mitchell), melakukan sebuah tindakan tak terduga yang sangat mengejutkan saat sedang berkonfrontasi dengan ibunya sendiri, Alicent (Olivia Cooke): ia mencium bibir Alicent.

Menanggapi adegan yang bikin heboh tersebut, Ewan Mitchell mengaku momen itu memang sangat canggung.

"Ya, rasanya agak membuatmu ingin sedikit muntah," candanya kepada PEOPLE.

"Tapi di sisi lain, saya melihat ini sebagai tantangan besar dan kesempatan untuk menunjukkan sisi lain Aemond yang belum pernah terlihat."

Mitchell menjelaskan bahwa tindakan aneh karakternya ini berakar dari masa kecilnya yang kurang kasih sayang.

"Aemond tumbuh besar tanpa pernah merasa cukup dicintai oleh ibu dan keluarganya. Seorang anak butuh cinta tanpa syarat agar bisa tumbuh dengan mental yang seimbang karena tidak mendapatkannya, cara Aemond memandang dan mengekspresikan kasih sayang menjadi sangat menyimpang. Itulah yang kita lihat di episode pertama ini," tambahnya.

Meskipun adegannya terasa sangat intens dan aneh di layar, Mitchell mengaku proses syutingnya sendiri berjalan menyenangkan karena ia sangat mengagumi Olivia Cooke sebagai rekan kerja.

Di sisi lain, Olivia Cooke memiliki pandangan yang lebih blak-blakan mengenai karakter anak layarnya tersebut. Aktris berusia 32 tahun ini menyebut bahwa karakter Aemond memang sudah "sakit."

"Proses syutingnya terasa agak aneh bagi kami berdua," ungkap Cooke.

"Sebenarnya ada gejolak Oedipal (ketertarikan pada ibu sendiri) yang terselubung di sana-tanpa disadari oleh Alicent. Dan ciuman itu sangat mengejutkan sekaligus berbahaya, karena Aemond adalah sosok yang sangat berbahaya."

Cooke juga menambahkan bahwa reaksi Alicent yang tampak membeku di adegan tersebut bukan tanpa alasan.

"Alicent tahu betul bahwa satu salah ekspresi wajah saja, atau jika Aemond merasa ditolak, itu bisa merenggut nyawanya. Jadi dia harus melangkah dengan sangat, sangat hati-hati. Dia benar-benar dibuat tercengang di momen itu," tutupnya.

Para penulis House of the Dragon memang membuat karakter Aemond dengan Oedipus Complex, merujuk pada tragedi Yunani tentang seorang pemuda yang tanpa sadar membunuh ayahnya untuk menikahi ibunya.

Hanya saja, dalam kasus ini, Aegon, bukan Viserys, yang menghalangi jalannya menuju Alicent. Ketika Alicent mengungkapkan keyakinannya bahwa Aemond seharusnya menjadi raja, bukan Aegon, perasaan ini muncul ke permukaan.

Aemond menciumnya, percaya bahwa dia akhirnya mendapatkan hadiah yang telah dia pelajari dan latih selama bertahun-tahun. Momen ini aneh dan mengganggu, dan kemungkinan akan menumbuhkan rasa kesombongan dalam dirinya selama Season 3.


(ass/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO