Sukses Besar Lewat Obsession, Inde Navarrette Diincar Marvel
Setelah sukses besar membintangi film horor hit Obsession karya sutradara Curry Barker-yang kini telah menembus pendapatan fantastis sebesar $400 juta secara global-Navarrette mulai dilirik oleh deretan sutradara papan atas untuk proyek-proyek besar mereka selanjutnya.
Dalam wawancara terbaru bersama majalah Nylon, Navarrette secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan Marvel Cinematic Universe (MCU).
Langkah ini tampaknya bukan sekadar angan-angan, sebab ia dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan Jake Schreier, sutradara film Thunderbolts yang kini juga dipercaya untuk menggarap proyek reboot film X-Men terbaru milik Marvel.
Tak hanya Marvel, Navarrette juga dikabarkan telah bertemu dengan sutradara legendaris Michael Mann. Saat ini, Mann sedang dalam proses berburu pemain untuk film Heat 2, yang merupakan sekuel dari film thriller kriminal ikonik rilisan 1995 silam.
Selain Schreier dan Mann, Navarrette juga membeberkan daftar sutradara impian yang sangat ingin ia ajak kerja sama di masa depan, termasuk Ryan Coogler (sutradara Sinners) dan Greta Gerwig (sutradara Barbie).
Obsession (2025). Foto: Dok. Ist |
Meski tengah melakukan banyak pertemuan besar, proyek film terdekat Navarrette sebenarnya sudah rampung disyuting. Film tersebut berjudul Invertigo, sebuah karya dari sutradara Matthias Hoene.
Invertigo mengisahkan tentang sekelompok remaja nekat yang meyakinkan seorang petugas taman hiburan muda untuk menyelinap masuk dan menaiki wahana roller coaster sebelum resmi dibuka untuk umum.
Namun, keceriaan mereka berubah menjadi petaka ketika sistem wahana mengalami kegagalan fungsi. Mereka pun terjebak di ketinggian ratusan kaki di udara, memaksa mereka berjuang bertahan hidup di tengah kepanikan, trauma masa lalu, dan ketegangan yang meledak di antara mereka.
Nasib Obsession 2
Mengenai kelanjutan film yang membesarkan namanya, sutradara Curry Barker sempat membocorkan kepada The Hollywood Reporter bahwa ia sudah memiliki ide yang sangat keren untuk Obsession 2.
Namun, Navarrette justru memiliki pandangan yang sedikit berbeda. Ia merasa film pertamanya sudah sangat indah jika dibiarkan tanpa sekuel, atau lebih baik dikembangkan menjadi format lain.
"Menurut saya, hal yang indah dari film ini adalah fakta bahwa tidak ada sekuelnya. Akan sangat keren jika Curry membuat seri antologi seperti yang sempat ia bicarakan, di mana setiap musim atau episode menyajikan sebuah permohonan yang berbeda," ujar Navarrette.
Aktris ini mengibaratkan cerita Obsession seperti sebuah fase dalam kehidupan manusia yang memiliki awal dan akhir yang jelas.
"Ini seperti sebuah ingatan. Kapan pun kamu melihat kembali dirimu di usia 22, 23, atau 24 tahun, semua itu adalah bagian dari potongan waktu yang dimulai dan berakhir di satu titik tertentu. Saya rasa cerita ini pun seperti itu," tambahnya.
Menghadapi kesibukan yang luar biasa, tawaran proyek yang datang bertubi-tubi, hingga waktu tidur yang terpangkas, Navarrette mengaku sama sekali tidak keberatan.
Ia bertekad untuk memanfaatkan momentum emas ini sebaik mungkin.
"Saya tidak peduli seberapa sering saya kurang tidur, karena saya tidak tahu apakah saya akan mendapatkan kesempatan emas ini lagi... Saya benar-benar ingin membuktikan bahwa kesuksesan Obsession kemarin bukanlah sebuah kebetulan atau keberuntungan sesaat," pungkasnya optimis.
(ass/tia)


